Novel Seks Dewasa Terbaru 2018 Temanku Bercumbu dengan Saudaraku

Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Sex Tante, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Cerita Bokep Mesum, Cerita Ngentot Hot, Cerita XXX Terbaru, Cerita Ngewe Panas, Situs Cerita Sex Terbaik Ini adalah cerita lesbian temanku, kita satu kampus tapi berbeda satu sama lain, masing-masing kita memiliki hobi yang sama, dari olahraga yang kita suka berenang saat hari dimana kita sering berkumpul, hampir dari ujung rambut sampai pergelangan kaki kita. Bisa dibilang sama saja.

Novel Seks Dewasa Terbaru 2018 Temanku Bercumbu dengan Saudaraku

Perkenalkan nama saya Anita dan saya punya teman yang namanya Risa (nama samaran) cerita ini tentang teman saya Risa ketika sudah liburan semester saya diajak berekreasi di jawa tengah, kebetulan hari dimana Risa lega bertabrakan dengan jadwal saya dan keluargaku akan keluar dan kemudian aku menolak, karena aku tidak bisa pergi dengan Risa, aku juga mendapat saran bahwa di Jawa Tengah aku punya saudara perempuan.

Setelah beberapa hari Risa menyuruh saya untuk meminta nomor telepon kakak saya, karena Risa sudah ingin menikmati suasana di luar, karena nilai semesterannya sedikit menurun dari semester kemarin. Saya kirim tidak, kakak saya yang ada di Jawa Tengah, Risa mulai menghubungi kakak saya, mau ke tempat mba Gia.

Dalam perjalanan Risa sudah memesan tiket kereta api untuk Yogya, sementara di jalan Risa sudah berkomunikasi dengan Gia, akan sampai di lokasi pada pukul 8 malam. Saudaraku Gia memang pada hari Sabtu & Minggu Holiday karena bekerja di sebuah bank di Yogya, Risa sudah berencana untuk mengunjungi tempat dimana turnya masih asri. Karena memang Risa sudah diberi ancar ancar jalan menuju rumah saudara Gia, belum lama Risa sudah sampai di rumah Gia.
Setelah sampai di rumah Gia, Risa dihibur dengan makan malam. Mereka berdua membicarakan banyak hal. Setelah makan malam mereka masih asyik mengobrol. Selama percakapan Risa sesekali melirik kedua dada Gia yang berukuran 40. Kedua payudara Gia itu dilapisi dengan bra hitam dan kemeja putih ketat yang membuat Risa cemburu. Dia cemburu karena kedua payudaranya hanya 32 ukuran.
? Mengapa Ris? Tanya Gia yang sepertinya memperhatikan tatapan mata Risa.
?Tidak.? Elisa Risa sambil tersenyum.
?Jujur saja. Aku tahu apa yang kamu pikirkan?
? Bener mbak. Tidak apa-apa Risa masih mengelak. Dia juga menyebutkan dia untuk Gia meskipun dia lebih tua dari Gia. Risa sendiri yang meminta untuk memanggil Gia sebagai mbak saat tiba di rumah Gia karena alasan senioritas. Gia telah bekerja saat dia masih kuliah.
? Apakah kamu terkejut? Mengapa dua payudara saya yang lain dengan kedua payudara Anda?
Iya nih. Apa mbak Pakai obat ya mbak ?? Risa bertanya bahwa rambut derek lurusnya berwarna kemerahan.
Pakai minyak. Jawab Gia sebentar.
?Bolehkah saya bertanya ??
Gia hanya mengangguk dan bangkit dari kursi ke kamarnya.
? Tidak perlu sekarang Besok. Risa sedang mengantuk. Ingin tidur. Besok kita mulai jalan. Gia, yang rambutnya panjang bergelombang dan hitam dan diikat, berbalik dan membersihkan meja dengan bantuan Risa saat dia berbicara tentang ke mana kita pergi besok. Setelah itu mereka berdua menonton televisi. Hanya sebentar Risa menonton televisi. Gia menyuruh Risa tidur di kamar yang telah disiapkannya. Dia sendiri juga ikut tidur.
Risa masih lelah karena perjalanan dari Yogya mencoba untuk tidur. Bayangan kedua payudara besar Gia membuat sulit tidur. Akhirnya setelah beberapa saat ia tertidur. Di pagi hari dia terbangun. Dia lalu menuju dapur. Ada Gia yang tingginya sama dengan tingginya, yaitu sekitar 165 cm. Berat badan berbeda. Beratnya sekitar 48 kg. Sedangkan bobot Gia sekitar 50 kg. Dia sedang membuat teh. Risa mendekatinya. Gia yang menyadari kedatangan Risa lalu berbalik.
Bagaimana? Bisakah kamu tidur Tanya Gia.
? Tidak bisa mbak Ingat payudara mbak sih? Gia menjawab sambil tersenyum dan Gia menjawab sambil tersenyum. Lalu dia melanjutkan.
? Mungkin tidak mbak, Risa melihat kedua payudara mbak ??
Tanpa menunggu persetujuan Gia, Risa telah membuka kimono tidur coklat yang digunakan Gia. Ternyata tubuh berkulit coklat ini hanya memakai celana dalam putih. Gia juga membuka ikatan kimono tidur hitam yang digunakan Risa. Sama dengan dia. Risa yang putih mulus juga hanya memakai celana dalam kuning. Mereka berdua menjatuhkan kimono mereka di lantai. Dan Risa langsung membelai payudara kanan Gia.
? Eeehmmm ?? Sigh Gia.

Novel Seks Dewasa Terbaru 2018 Temanku Bercumbu dengan Saudaraku

Gia lalu memalingkan tubuhnya. Membelai tato dengan kepala seorang gadis di punggungnya. Dia kemudian membelai paha kiri Risa dengan tangan kirinya.
? Eeehmmm ?? Risa Risa.
Lalu ia menurunkan celana dalam yang Risa kenakan dari tubuhnya. Lalu giliran Risa yang menurunkan pakaian dalam yang dikenakan Risa sampai dilepas juga dari tubuhnya. Risa kemudian berjongkok dan membelai paruh kedua payudara Gia dengan tangan kanannya.
? Eeehmmm ?? Sigh Gia.
Tangan kiri Gia lalu meraih tangan kanan Risa dan membentangkannya ke payudara kirinya.
? Ooohhh ?? Sigh Gia.
Risa lalu mundur dan duduk di kursi menarik tubuh Gia. Sambil duduk ia menjilat payudara kanan Gia.
? Eeehmmm ?? Sigh Gia.
Tangan kirinya membelai vagina Gia. Tangan kirinya kemudian meremas payudara kanannya dan lidahnya menjilat puting susu Gia yang tepat.
? Ooohhh Aaahhh? Ooohhh Eeehmmm? ? Sigh Gia.
Beberapa saat kemudian Risa membalikkan badan Gia. Dari balik kedua tangannya kemudian dibelai kedua payudara Gia dan dilanjutkan dengan meremas kedua payudara Gia.
? Eeehmmm? Ooohhh ?? Sigh Gia.
? Ini Ris. Kita akan terlambat. Kami belum mandi dan sarapan pagi? Gia berkata saat ia melarikan diri dari isyarat Risa. Lalu Gia masuk ke kamar mandi tepat di samping dapur. Risa mengikutinya.
Bisakah saya mandi dengan mbak ?? Risa bertanya siapa yang masih berdiri di pintu kamar mandi.
Gia yang sedang mandi di bawah kamar mandi hanya mengangguk kepalanya dengan senyum menantang. Risa kemudian ikut mandi di bawah pancuran. Dia langsung menyapa Gia yang menempel tubuhnya ke tubuh Risa. Dia mematikan pancuran dan tangan kirinya membelai vagina Risa dan tangan kanannya memeluk pinggang Risa.
? Ooohhh Aaahhh ?? Risa Risa.
Lalu Gia semakin menyegel tubuhnya yang basah ke dalam tubuh yang juga basah. Kedua payudara menempel pada payudara kecil Risa.
? Ooouhhh ?? Mereka berdua mendesah.
Bibirnya juga menempel di bibir Risa. Mereka berdua mencium dan menjilat lidah mereka. Tiba-tiba Risa tergelincir. Untungnya dia bisa cepat mengendalikan tubuhnya sehingga dia tidak merasa sakit. Tapi dia tidak segera bangun. Dia ingin Gia membantunya. Dengan harapan bisa menarik tubuh Gia ke bawah. Rupanya Gia mengambil selang shower dan menyemprotkan air ke vaginanya Risa. Hanya sebentar. Ia kemudian berjongkok dan menyabuni vaginanya dengan sabun. Dia mencium bibir Risa juga. Untuk waktu yang lama Gia menyabuni vagina Risa sedangkan jari tengah tangan kanannya dimasukkan ke dalam vagina Risa. Sementara tangan kirinya menuangkan sabun cair ke bak mandi.
Lalu Gia menarik tubuh Risa ke bak mandi. Mereka berdua saling menukar busa sabun satu sama lain. Sesekali mereka berdua saling mencium sambil saling memukul lidah masing-masing. Mereka saling berpelukan dan meletakkan kedua payudara mereka bersama-sama.
? Ooouhhh ?? Mereka berdua mendesah.
Kemudian Risa membersihkan busa sabun yang ada di kedua payudara Gia dengan kedua tangannya. Puting puting susu Gill.
? Eeehmmm ?? Sigh Gia.
Perlakuan Risa membuat tubuh Gia naik dan membuatnya berdiri dengan bersandar di dinding kamar mandi. Risa tidak lagi menjilati puting payudara kanan Gia. Sekarang dia membersihkan sabun busa di vagina Gia dengan air. Lalu ia mengisap vagina Gia dengan lidahnya.
? Aaaghh? Ooohhh ?? Sigh Gia.
Gia hanya bisa meremas kedua payudaranya sendiri dengan kedua tangannya. Sesekali tangan kiri Risa juga meremas payudara kiri Gia.
? Ooohhh ?? Sigh Gia.
Mulutnya naik kembali dan mengisap payudara kiri Gia saat jari tengahnya menggoyang-goyangkan tangan kanan vaginanya Gia.
? Oooughhh? Aaahhh? Ooouhhh ?? Sigh Gia.
Dia lalu meletakkan kedua payudara itu ke kedua payudara Gia.
? Ooouhhh ??
Gia memeluknya saat ia menjilat lehernya. Tangan kiri Gia juga meremas pantat Risa.
? Eeehmmm ?? Mereka berdua mendesah.
Risa kemudian menusukkan payudara kanannya yang kecil ke mulut Gia yang hanya akan menyedotnya.
? Oooughhh ?? Risa Risa.
Tapi hanya sebentar. Gia memimpin Risa untuk membungkuk dengan kedua tangan menempel ke dinding kamar mandi. Dia mengusap kedua payudaranya ke punggungnya.
? Ooouhhh ?? Sigh Gia.
Mereka berdua kemudian menyadari bahwa mereka akan bekerja. Jadi akhirnya mereka menyelesaikan permainan. Mereka berdua lalu mandi sambil masih saling membelai tubuh mereka sesekali. Terutama Risa yang sering membelai kedua payudara Gia secara bergantian. Dia terpesona dengan payudara besar Gia.
Sore hari saat dia pulang kerja. Permainan mereka berdua kembali.
?Kehilangan. Minta minyak dong. Kata Risa.
?Sini.? Gia berkata sambil menarik Risa ke kamarnya.
?Buka pakaianmu.? Pergilah ke Gia.
Risa hanya dipatuhi. Dia membuka semua bajunya. Rupanya Gia juga membuka semua bajunya. Kecuali celana dalam. Gia lalu mengambil sebotol dari lemarinya. Botol yang bertuliskan Breast Oil. Lalu mendekati Risa yang sedang melepas miniset yang dia kenakan. Dia tinggal mengenakan pakaian dalam. Gia kemudian memegang payudara kanan Risa dan menuangkan isi botol itu ke dada kanan Risa setelah membuka tutupnya. Tangan kirinya kemudian meremas payudara kanannya.
? Ooohhh ?? Risa Risa.
Lalu meremas tangan kirinya pindah ke dada kiri Risa.
? Ooohhh ?? Risa Risa.
Dia kemudian memutar Risa dan menuang isi botol itu ke punggung Risa. Dia meletakkan botol itu di atas meja dan kedua tangannya meratakannya di atas tubuh bagian atas Risa.
? Eeehmmm ?? Risa Risa.
Kemudian membalik tubuh Risa sementara tangan kanannya mengambil botol di atas meja. Dia menyerahkan botol itu ke Risa.
? Ubah ya? Kata Gia
Risa hanya mengangguk saat mengambil botol itu dari tangan Gia. Ia kemudian menuang isi botol ke kedua payudara Gia sekaligus dalam jumlah banyak. Lalu ia melemparkan botol ke tempat tidur setelah ditutup. Kedua tangan kemudian meratakan cairan di seluruh tubuh bagian atas Gia terutama ke dua payudara Gia.
? Eeehmmm? Ooohhh ?? Sigh Gia.
Setelah cukup dipertimbangkan, Gia lalu memeluk Risa dan menggesek kedua payudara ke kedua payudara Risa selama beberapa menit.
? Ooouhhh ??
Kemudian mereka berdua melepaskan pelukan dan meremas kedua payudara.
? Ooohhh ??
Gia berhenti meremasnya di kedua payudara. Dia meninggalkan ruangan dan mengambil dua botol air mineral dari lemari es. Dia kembali ke ruangan dan melihat Risa masih meremas kedua payudaranya.
? Ooohhh ?? Risa Risa.
Di depan Risa, Gia membuka salah satu botol dan dengan menari, dia menuang air kecil itu ke payudaranya. Gia membersihkan cairan dengan air mineral.
? Eeehmmm ?? Sigh Gia.
Risa tertarik dan mengambil botol satunya dari tangan Gia. Dengan tatap muka Risa juga membersihkan cairan pada kedua payudaranya sendiri.
? Eeehmmm ?? Risa Risa.
Gia melihat sebuah kesempatan. Tangan kirinya meremas dan menjilat payudara kanan Risa yang tumbuh lebih besar dari biasanya meskipun tidak sebesar yang dia miliki.
? Ooohhh Eeehmmm ?? Risa Risa.
Dia memutar tubuh Risa dan dari balik tangan kirinya meremas kedua payudara Risa secara bergantian.
? Ooohhh ?? Risa Risa.

Sementara tangan kanannya masih menuang air dari botol. Tangan kanan Risa juga menuangkan air ke kedua payudara. Tubuh mereka basah dan Risa berbalik. Gia memeluknya. Kedua payudara mereka yang berbeda saling menempel satu sama lain dan saling menggesek.
? Ooouhhh ?? Mereka berdua mendesah.
Hampir setiap hari Gia meremas kedua payudara Risa dengan Breast Oil yang berlanjut dengan inkubasi yang sangat panas .. Sampai akhirnya kedua payudara Risa sebesar dua payudaranya bertepatan dengan selesainya liburan setengah tahunan. Ini adalah cerita dari teman saya Risa bahwa kita sering berbagi cerita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *