Novel Cerita Sex Terhot 2018 Ngentot Bareng Tetangga Sebelah rumah

Cerita Bokep Mesum, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Ngentot, Cerita Ngentot Hot, Cerita Ngewe Panas, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Tante, Cerita XXX Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Situs Cerita Sex Terbaik Saya rasa saya tidak perlu memberi tahu Anda tentang nama dan asal saya, dan tempat dan alamat saya sekarang. Umur saya hampir empat puluh sekarang, ketika saya pikir saya harus memiliki anak, karena saya sudah menikah selama hampir lima belas tahun. Meski saya tidak begitu ganteng, saya cukup beruntung mendapatkan istri yang menurut saya sangat cantik. Bahkan bisa dikatakan bahwa dia adalah yang tercantik di lingkungan saya, yang biasanya menimbulkan kecemburuan tetangga saya.

Novel Cerita Sex Terhot 2018 Ngentot Bareng Tetangga Sebelah rumah

Kegilaan ini dimulai saat tetangga baruku tiba, siapa tahu siapa yang memulai, kita sangat akrab. Atau mungkin itu karena istriku sangat optimis, begitu cepat bergaul dengan mereka. Suaminya juga sangat baik, usianya hampir seusia saya. Hanya istrinya, wooow busyet .., selain masih muda dan cantik yang membuat saya gila adalah tubuh wah, juga kulit putihnya sangat halus.

Mereka sama seperti kita, tidak punya anak. Mereka pindah ke sini karena tugas baru suaminya yang menempatkan perusahaan barunya membuka cabang di kotaku. Istri saya dan saya biasa memanggil mereka Mas Agus dan Mbak Dini. Sisanya saya tidak tahu latar belakang mereka. Kita bisa mengatakan bahwa kita seperti saudara karena kita berbicara hampir setiap hari, kadang di teras atau di sisi lain.

Suatu malam, saya biasanya suka berkunjung ke rumahnya, setelah ngobrol lama, Agus menawari saya untuk menonton VCD biru yang baru dipinjamnya dari temannya. Saya juga tidak menolak karena selain tidak jauh malam kegiatan lainnya pun tidak ada. Seperti biasa, film biru ini pasti ceritanya-itu saja. Yang mengejutkan saya, tiba-tiba istri Agus datang menjenguk kami.

? Wah, bagaimana Gus ini ..? Tidak baik ..!?

“Tidak apa-apa Mas, tapi ini tontonan banget, tidak bisa dipegang.

Jika Mas tidak keberatan, Mbak Res mengundang semuanya. dia memanggil istriku

Saya juga tersinggung saat itu. Tapi setelah saya memikirkannya, ada apa dengan itu? Akhirnya saya mengucapkan selamat tinggal untuk memanggil istri saya yang tinggal sendiri di rumah.

?Anda gila..! Apa yang menyenangkan nonton sama kok kok tetangga .. ?? kata istriku saat aku membawanya.

Akhirnya saya malu dengan istri saya, saya memutuskan untuk tidak kembali ke rumah Agus. Lebih baik tidur saja supaya besok cepat bangun tidur. Pagi hari saya tidak ketemu Agus, karena saya sudah pergi. Di teras rumahnya aku hanya melihat istrinya sedang minum teh. Saat aku lewat, dia bertanya padaku tentang tadi malam. Kukatakan pada Resty bahwa aku tidak mau membawanya jadi aku hanya tidur saja.

Cerita sex
Mataku menatapnya. Busyet .., dasternya hampir transparan mengungkap lekuk tubuhnya yang telah menggodaku. Tapi ah .., mereka tetangga saya. Tapi bagian bawah pikiran saya salah, saya menunda kepergian saya ke kantor, saya kembali ke rumah untuk menemui istri saya. Seperti biasa ketika seperti ini saya langsung menarik istri saya ke tempat tidur. Mungkin karena itu umum Resty tidak banyak protes. Hal yang hebat pagi ini aku benar-benar gila. Aku bergumul dengan istriku seperti orang gila. Kujilati kerang resty itu selesai, bahkan kusedot sampai istriku menjerit. Edan, kenapa aku gila ya ya, saat itu masih pagi. Tapi itu tidak terpikir olehku lagi.

Istriku terengah-engah untuk menikmati apa yang telah kulakukan padanya. Resty langsung pegang pangkal paha dan mengulumnya, entah kenikmatan apa yang kurasakan saat itu. Sungguh, saya tidak bisa memberi tahu Anda.

Mas .., sekarang Mas ..!? istriku memohon dengan sedih.
Akhirnya saya membawa pangkal paha saya ke lubang Resturasi pubis. Dan tempat tidur kami terombang-ambing.

Setelah kami berdua berlama-lama, tiba-tiba istri saya bertanya, “Kok Mas tiba-tiba benar-benar haus .. ??

Aku terdiam karena aku malu mengatakan bahwa itu sebenarnya Dini yang mengangkat puluhanku pagi ini.

Sore hari Agus datang ke rumah saya, sepertinya Mas memiliki kelainan seperti saya ya .. ?? tanyanya setelah kami berbasa-basi.

Apa maksudmu Gus .. ?? Tanyaku heran.

? Istri saya diberi tahu, katanya pagi ini dia melihat Mas dan Mbak Resty bergulat setelah ngobrol dengannya.

Loh, aku heran, darimana Dini tampil? Oh iya, saya baru sadar itu jendela kamar kita saling berhadapan.

Agus langsung menambahkan, “Jangan malu Mas, saya juga maniak Mas?” Katanya tanpa malu-malu.

Sama seperti ini, Mas? Tanpa harus mengerti perasaan saya, Agus langsung melanjutkan, “Saya punya ide, bagaimana kalau malam ini kita bikin acara .. ??

? Acara apa Gus .. ?? Tanyaku penasaran.

? Nanti malam ini kita bikin pesta di rumahmu, bagaimana .. ??

? Pesta fuck ..? Anda gila.?

? Tenang saja aja aja, cuman nyediain makan dan musik aja Mas, nanti minuman saya nyarangin. Empat dari kita aja, ajakan Mas Mas malah menyegarkan, Mas belum mencobanya .. ??

Malam itu, sekitar jam 8 malam, Agus dan istrinya berada di rumah saya. Sambil makan dan minum, kita berbicara tentang masa muda kita. Ternyata ada kesamaan antara kita, yang seperti dan cenderung maniak pada seks. Disertai dengan musik yang ditetapkan oleh istriku, ada perasaan agak aneh. Saya tidak bisa menjelaskan apa perasaan ini, pengaruh minuman yang dibawa Agus dari rumahnya.

Tiba-tiba nafsu saya naik, saya mendekati istri saya dan menariknya ke pangkuan saya. Musiknya tidak nyaring sehingga telingaku terasa seperti bungkusnya. Saya melihat Agus juga menarik istrinya dan mencium bibirnya. Aku mulai bersemangat, Resty juga lebih bersemangat. Saya tidak pernah merasa seperti ini. Tidak berapa lama Resty telanjang, aku tidak tahu kapan aku menelanjanginya. Sejenak aku merasa bersalah, mengapa aku melakukan ini di depan orang lain, tapi kemudian hal itu tidak terpikir olehku lagi. Seolah-olah nafsu saya sudah menggelegak karena pikiran normal saya.

Novel Cerita Sex Terhot 2018 Ngentot Bareng Tetangga Sebelah rumah

Aku melihat Agus perlahan meletakkan Dini di atas meja di depan kami, mengangkat roknya pada istrinya, lalu membukanya dengan mengangkatnya. Saya semakin bertanya mengapa ini bisa terjadi di rumah saya. Tapi itu hanya sepintas lalu, berikutnya aku menikmati permainannya. Dini juga hidup hanya memakai BH dan celana dalamnya, dan masih duduk di atas meja dengan lutut tertekuk dan terbuka menantang.

Secara bertahap Agus membuka Early Brassiere, melihat dua perbukitan putih halus menantang untuk muncul setelah tutupnya terbuka.

Apa kegilaan ini lagi .. ?? Saya pikir.

Seakan Agus mengerti, karena saya selalu memperhatikan tawaran bergantian dengan saya. Saya melihat istri saya yang masih terbaring di sofa dengan mulut terbelalak menantang dengan nafas terengah-engah menahan gairah yang mengamuk, seolah tidak keberatan jika posisi saya digantikan oleh Agus.
Cerita sex
Lalu aku mendekati Dini yang sekarang tinggal hanya memakai celana dalam. Dengan tubuh yang sedikit gemetar karena inilah pengalaman pertama saya melakukannya dengan orang lain, lekuk paha putih mulusnya dengan mulus. Sementara Agus saya melihat lebih banyak ciuman ciuman Resty yang biasa saya lakukan.

Ngentot Bareng Tetangga
Perlahan jemari saya di dekat area kemaluan Dini. Kuelus bagiannya, meski masih tertutup celana dalamnya, namun aroma khas alat kelamin wanita sudah terasa, dan bagiannya mulai basah. Dengan perlahan aku melepas celana dalam dengan hati-hati dan berbaring di atas meja. Terlihat bulu yang belum begitu lama menghiasi bagian yang ada di antara paha Dini ini.

? Peluk aku Mas, tolong Mas ..!? erang Dini seakan siap melakukannya.
Tapi aku tidak melakukannya. Aku ingin memberinya kenikmatan nyata baginya malam ini. Kutatapi semua bagian tubuh Dini yang sangat sempurna. Biasanya saya hanya bisa melihatnya dari kejauhan, itu juga dengan pakaian. Berbeda sekarang tidak hanya melihat, tapi bisa dinikmati. Sungguh, ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya duga. Mau memakannya.

Lalu aku kujilati sama sekali tanpa istirahat, sementara tangan kiriku menyentuh kemaluannya yang ditumbuhi bulu-bulu hitam lembut yang tidak begitu kental. Bagian ini sangat lembut, mulut ayam mulai basah. Perlahan taruh jari telunjukku di dalamnya.
? Sshh .., akh ..!? Dini menggelinjang enak sekali.
Aku melanjutkan untuk melakukannya, sekarang lebih dalam dan menggunakan dua jari, desis Dini.

Sekarang mulutku menuju dua bukit yang menonjol di dada Dini, kuhisap puting susu, tubuh Dini bergetar panas. Tiba-tiba tangannya meraih pangkal pahaku, menggenggam kedua telapak tangan seakan takut lepas. Posisi awal sekarang terbaring miring, sementara saya berlutut, sehingga pangkal paha masuk ke mulutnya. Perlahan ia mulai menjilati pangkal paha. Hidupkan tubuh saya sekarang yang gemetar hebat.
Cerita sex
Dini menaruh pangkal pahaku ke dalam mulutnya. Astaga, aku hampir tidak bisa menikmatinya. Luar biasa lezat, benarkah ..! Aku belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Sementara di Sofa Agus dan istri saya suka membentuk nomor 69. Resty sedang turun sambil mengisap alat kelamin Agus, sementara Agus menjilat alat kelamin Resty. Napas berempat kami saling mengejar, seolah-olah perjalanannya panjang dan melelahkan. Suara Musik yang beberapa lagu sudah nampak menambah semangat kita.

Sekarang tiga jari yang kutaruh ke alat kelamin awal, dia menggelegar begitu besar sehingga bajuku tergelincir dari mulutnya. Putar aku sekarang yang mencium kemaluannya. Kepalaku terjepit di antara paha mulusnya. Aku mengulurkan lidahku sepanjang jalan dan memasukkannya ke dalam kemaluannya saat aku memainkannya di dalam. Bau dan rasa keinginan saya. Sekarang Dini terengah-engah dan kemudian menjerit terjebak untuk meminta agar segera memasukkan pangkal pahaku ke dalam lubangnya.

Dengan cepat merangkul kedua pahanya dan menariknya ke bibir meja, aku meringkuk berlutut dan membuka pahanya sehingga aku bisa meletakkan pangkal pahaku saat berjongkok. Perlahan-lahan aku mengarahkan senjataku ke lubang Dini.
Saat kepala pangkal pahaku masuk ke dalam lubang, Dini mendesis, “Ssshh .., aahhk .., ouch delicious .. Terus Mas, masuk lagi akhh ..!?
Dengan sembunyi-sembunyi saya memasukkan sedikit lagi dan berhenti sejenak dan mendorongnya lagi. Senang sekali saya merasakannya saat melakukannya. Mungkin karena saya baru melakukannya dengan istri saya, kali ini ada sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.

Tanganku sekarang meremas payudaranya dengan lembut saat menyeka mereka. Mulut Mulut terasa seperti terengah-engah karena senang, tak lama pun kulumat bibirku nyaris tak bisa bernafas, aku hancur dan kudekap sekeras mungkin sampai Dini memberontak. Lenganku menegang, seolah mereka tidak akan luput lagi. Keringat sudah membasahi seluruh tubuh kita. Agus dan istrinya tidak lagi menyadarinya. Yang saya rasakan sekarang adalah petualangan yang belum pernah saya jalani sebelumnya. Pantatku masih naik turun di antara dua paha Dini.

Luar biasa alat kelamin awal ini, seperti ada pengisap di dalamnya. Selangkangan saya ditarik ke dalam. Dindingnya seperti lingkaran magnet. Mata Ear mengerem menikmati game ini. Keluhannya tidak pernah putus, saat napasnya terengah-engah. Posisi sekarang berubah, Dini sekarang membungkuk ke meja sambil memegang kedua sisi meja tempat dia berbohong, sementara aku berada di belakangnya dengan berdiri di pangkal paha. Ini cukup sulit, karena selain ukuran pangkal paha cukup besar, lubang kemaluan dini juga semakin ketat karena membungkuk.

Kukangkangkan kaki Dini dengan melebarkan jarak antar kakinya. Perlahan aku mencoba memasukkan senjataku. Kali ini berhasil, tapi Dini berteriak keras, perlahan-lahan aku mendorong pangkal paha sementara sesekali menariknya. Lubang terasa sangat sempit. Untuk beberapa saat, tiba-tiba cairan milik Dini membasahi lubang dan selangkangannya sampai terasa enak sekarang. Aku mendorong kembali senjataku dan mundur sedikit. Kegembiraan saya semakin meriah, tapi pantat saya bolak-balik tidak teratur. Dini nampaknya menikmati gaya ini.

Payudara Dini bergoyang-goyang maju mengikuti ritme yang datang dari pantatku. Kuradia payudara payudara, saya melihat Dini tidak mampu menahan sesuatu yang saya tidak mengerti apa itu. Gerutuannya tumbuh lebih lama Kecepatan yang juga saya tambahkan, bergoyang pinggul lebih pekat. Tubuhku semakin panas. Ada sesuatu yang mendorong dari dalam bahwa aku tidak bisa menahan diri. Tampaknya masuk ke pangkal pahaku. Aku masih berusaha menahannya.

Segera aku menarik pangkal pahaku dan membawa tubuh Dini ke tempat yang lebih luas dan menyuruh Dini berbaring di hamparan karpet. Segera aku mengistirahatkannya sambil menekuk kakinya sampai kedua ujung lututnya menempel di perut, sehingga kini tampak menusuk Dini terlihat ke atas untuk menantangku. Segera saya memasukkan senjata saya kembali ke lubang Dini pubis.

Pantatku kembali berirama berirama, tapi kali ini lebih kencang karena akan mencapai finish saja. Suara yang berasal dari mulut Dini semakin tidak seperti biasanya, seolah menikmati segala hal yang saya lakukan padanya. Tiba-tiba Dini memelukku sekuat tenaga. Kegembiraan saya menjadi semakin banyak. Aku berteriak sejenak, merasakan sesuatu dari pangkal pahaku. Sambil menggigit leherku sekeras mungkin, langsung meraih bibirnya dan menggigitnya dengan keras, Dini menjerit kesakitan saat dia bergidik.

Mulutku terasa asin, ternyata bibir Dini berdarah, tapi seolah kita tidak peduli dengan mereka, sepertinya kita sangat terikat dan berguling-guling di lantai. Di sofa Agus dan istriku juga sudah mencapai puncaknya. Kulihat Resty tersenyum sombong. Sementara Dini tidak mau melepaskan eranganku dari dalam kemaluannya, kedua kaki tumit itu tetap menekan kedua pantatku. Saya tidak menyadari bahwa semua cairan yang keluar dari palu saya masuk ke asrama. Saya melihat Dini tidak peduli akan hal itu.

Perlahan otot saya rileks, dan akhirnya perisai saya terlepas dari alat kelamin Dini. Dini tersenyum puas, meski lelah aku juga merasakan kenikmatan bukan tara. Resty juga tersenyum, hanya terlihat pemalu. Lalu mengambil pakaiannya dan menuju kamar mandi.

Sampai saat ini acara masih jelas dalam ingatan saya. Agus dan Dini kini sudah pindah dan kembali ke Jakarta. Terkadang kita masih berhubungan lewat telepon. Mungkin aku tidak akan pernah melupakan kejadian itu. Suatu kali Dini berkunjung ke rumah kami, kebetulan saya tidak di rumah. Dia baru saja bertemu dengan istriku. Jika hanya? – cerita seks, update novel seks, novel dewasa seks, novel xxx terbaru, novel hot story, cerita bokep novel, novel cerita porno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *