Novel Cerita Sex Dewasa Terbaru Merenggut Keperawanan Anak SMA

Cerita Bokep Mesum, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Ngentot, Cerita Ngentot Hot, Cerita Ngewe Panas, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Tante, Cerita XXX Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Situs Cerita Sex Terbaik Hari telah matahari terbenam awan, gadis SMA di kota tampaknya tersebar dari ruang ruang olahraga. Mereka mengakhiri latihan chorus.

Novel Cerita Sex Dewasa Terbaru Merenggut Keperawanan Anak SMA

Tawa dan lelucon khas gadis sekolah menengah diiringi mereka untuk bubar, satu demi satu mereka keluar dari halaman sekolah yang gelap. Sementara bunyi guntur terdengar tanda hujan akan segera turun. Beberapa dijemput oleh orang tua mereka, yang membawa mobil pribadi, dan ada pula yang menggunakan kendaraan umum.

Saya sangat akrab dengan kegiatan anak-anak SMA ini, karena sudah hampir sebulan saya bekerja sebagai pelukis sekolah ini. Saya tidak lagi muda, umur saya 48 tahun. Saya seorang duda, istri saya telah lama meninggalkan saya setelah mengetahui bahwa saya sedang menjalin hubungan
akrab dengan keponakannya Reputasiku sebenarnya lebih banyak di dunia hitam yang biasa kuhubungkan dengan perdagangan ganja. Tapi beberapa bulan yang lalu semua wanita yang saya hijacking terkena serangan dan kemudian bisnis ganjaku saya hancur setelah utusan yang biasa membawa ganja mati ditembak oleh aparat.

Di sekolah ini saya bersama seorang teman bernama Charles yang merupakan seorang residivis yang berulang. Dia tidak begitu jauh dengan saya yang berusia 46 tahun, perawakannya besar dan rambutnya panjang dan lusuh. Kami berdua sengaja bergerak. Kami bukan pekerja tetap di sekolah ini, kami baru saja memesan lukisan kusen pintu kelas di sekolah ini.

Kami tidak dibayar mahal tapi kami memiliki kebebasan untuk tinggal di lingkungan sekolah ini. Kita adalah nomaden pengembara nomaden. Di antara anak perempuan, ada yang paling menonjol. Aku sangat akrab dengannya. Karena dia cantik, hidup dan aktif dalam kegiatan sekolah, maka saya sering melihat dia mondar-mandir di sekolah.

Adinda Wulandari namanya. Postur tubuhnya kecil, wajahnya cantik dan imut, kulitnya putih bersih dan harum selalu, rambutnya yang panjang keriting bahu dan selalu diikat dengan model ekor kuda. Penampilannya sangat modis, seragam sekolahnya yang dia kenakan selalu berukuran ketat, rok seragam abu-abunya dipotong satu inci di atas lutut sehingga pahanya yang putih mulus terlihat, roknya sangat ketat sehingga pantatnya begitu menonjol. Bahkan garis celana dalamnya pun terlihat jelas melintang menghiasi lekuk pantatnya, jangan lupa kaus kaki putih selalu menutupi betis halus putih.

Saya tidak dapat menyangkal bahwa saya jatuh cinta padanya. Tapi cintaku pada Adinda lebih didominasi oleh seks saja. Hasrat saya memuncak saat saya menatapnya saat saya sedang bekerja di sekolah ini. Ingin aku segera menidurinya. Ada banyak pelacur saya nikmati gadis perawan muda seksi seperti Adinda ini. Saya ingin mendapatkan kepuasan itu dengan Adinda.

Informasi yang saya kumpulkan dari orang sekolah, dari penjaga sekolah, dari petugas parkir, dari staf sekolah. Dari mereka aku tahu nama gadis itu. Dan dari orang-orang yang saya tahu bahwa Adinda adalah seorang siswa yang duduk di kelas 2, baru 16 tahun. Beberapa saat yang lalu ia merayakan ulang tahunnya yang ke 16 di kafetaria sekolah dengan teman-teman sekelasnya. Ia juga termasuk siswa yang berprestasi, aktif dalam kegiatan koor dan paskibra di sekolah ini. Dan informasi terakhir yang saya dapatkan adalah bahwa dia adalah salah satu model final yang diselenggarakan oleh majalah khusus untuk gadis remaja terkenal di negara ini dan bulan depan dia akan berada di tahap akhir seleksi.

Novel Cerita Sex Dewasa Terbaru Merenggut Keperawanan Anak SMA

Setelah sekolah itu sunyi, salah satu gadis di paduan suara merintih di depanku. Dia adalah gadis terakhir yang tersisa di sekolah ini, yang lucu bercanda dengan teman-temannya melalui telepon genggamnya, sementara yang lainnya telah meninggalkan halaman sekolah. Beberapa menit yang lalu, melalui pertarungan yang tidak seimbang, saya berhasil menariknya, tangannya terikat erat di belakang tubuhnya, dan mulutnya berpakaian lap. Setelah itu saya menyeret tubuhnya ke balai olahraga di belakang gedung sekolah.

Tidak salah lagi gadis itu adalah Adinda, gadis cantik sekolah prima donna itu sudah cukup lama. Saya sangat terbiasa dengan kebiasaannya menunggu mobil pengemudi naik pada akhir latihan sore hari dan pengemudi selalu terlambat jam buka jam latihan. Jadi dia baru saja meninggalkan halaman sekolah. Sekarang dia meringkuk di hadapanku, dengan teriakannya teredam oleh kain compang-camping yang kutaruh di mulutnya.

Sepertinya dia memohon saya untuk sesuatu tapi apa yang saya pedulikan, air mata mengalir di wajahnya yang cantik. Sesekali sepertinya dia berusaha meraih tangannya, tapi sia-sia aku mengikatnya erat-erat dengan berbagai simpul.
Ambil Perawan Sekolah Tinggi Primadonna High School
Posisinya sekarang sujud di depanku, tangisnya semakin memilukan, aku menyadari sepenuhnya bahwa dia sekarang dalam keputusasaan dan ketakutan yang dalam dalam dirinya. Aku menyalakan sebatang rokok dan mengisap embusan embusan rokok saat aku menatap keras dan menatap tubuh gadis cantik itu, tubuh nian cantik, kulit putih bersih, tapi pantatnya terisi.

Nikmati erangan dan tangisan gadis cantik yang terpukul oleh rasa takut, seperti seseorang yang sedang menikmati musik di ruangan yang sunyi. Suara tangis yang teredam itu memecahkan kesunyian gym di sekolah tua ini. Sesekali ia berusaha melepaskan tali yang mengacungkan kedua tangannya.

Akhirnya aku melihat tubuhnya mulai melemah, isak tidak lagi nyaring dan sekarang dia sudah tidak lagi berjuang mungkin sudah kehabisan energinya setelah lama menangis meratap dengan mulutnya yang sudah tersumbat. Sepertinya dalam hatinya dia menyesali mengapa pembalapnya Heru selalu terlambat menjemputnya, mengapa tidak mengantarkan teman baiknya kepada Desy yang telah membawanya pulang bersama, mengapa tidak keluar dari lingkungan sekolah pada akhir latihan. , kenapa malah asyik dengan bercanda HP bercanda dengan temannya Fifi. Yah, sudah terlambat untuk memaafkan dia, dan sekarang sesuatu yang mengerikan akan menimpanya.

? Yon salah .., gerbang depan sudah tutup dan gembok ?, terdengar suara seseorang yang sedang masuk bangsal.

Rupanya Charles dengan langkah yang agak naif ia menutup pintu bangsal yang mulai gelap.

? Oke .. Sip, aku punya anak, kita tinggal pake aja ..?, Kataku pada Charles sambil tersenyum.

Kebetulan malam ini Pak Parijan penjaga sekolah dan keluarganya yang tinggal di lingkungan sekolah ini pulang ke rumah, lusa mereka kembali ke sekolah ini. Mereka segera mempercayakan kami untuk menjaga sekolah ini selama mereka pergi.

Jadi kita tinggal bersama Adinda yang masih di sekolah ini. Pintu gerbang sekolah telah menjadi rantai kita. Pak Heru pengemudi yang memilih Adinda pasti mengira Adinda sudah pulang, setelah melihat situasi sekolah.

Aku menatap kembali tubuh Adinda yang lemas, tubuhnya gemetar karena ketakutannya yang paling dalam. Hujan mulai turun, ruangan di dalam lingkungan semakin gelap angin dingin bertiup ke bangsal, Charles menyalakan lampu TL tepat di atas kita, jadi hanya menyinari daerah sekitar saja. Saya mengisap rokok saya lalu saya mematikannya. Mulailah membuka bajuku satu per satu, sampai akhirnya aku telanjang. Selangkanganku sudah lama ada sejak mendirikan Adinda di teras sekolah.

“Dulu aku …” kataku pada Charles.

“Ok bos ..?, Jawab Charles saat dia pergi dan keluar dari bangsal.

Aku dekat dengan tubuh Adinda yang tergeletak di lantai, meraba-raba bagian belakang gadis itu, merasakan denyut nadinya berdegup kencang, lalu tanganku sampai ke dasar pantatnya, dengan lembut menggosok pantatnya, merasakan kelembutan dan kelembutannya. Bokong sesekali kutepok-tepok. Tubuh Adinda kembali aku merasa gemetar, menangis kembali kedengarannya, seperti dia lagi mengemis sesuatu, tapi karena mulutnya masih tersumbat suaranya tidak jelas dan aku tidak peduli akan hal itu.

Dari area pantatku, tanganku jatuh ke daerah lututnya lalu masuk roknya dan memanjat pahanya. Saya merasa lembut dan mulus begitu paha Adinda, penyeka terus naik sampai ke pangkal paha yang masih tertutup celana dalamnya.

Karena saya tidak tahan lagi, maka saya memosisikan tubuh Adinda kembali bersujud, dengan kepala menempel di lantai, dengan kedua tangan masih terikat. Aku membentangkan rok seragam abu-abu SMA-nya ke pinggang.

? Waw nian cantik .. gadis ini? gunamku sambil melotot paha dan pantat gadis ini.

Lalu aku menanggalkan celana dalam putihnya, melihat dua benjolan pantat sekali gadis itu putih murni. Sementara Adinda terus menangis sekarang, aku memosisikan diri berlutut menghadap pantat gadis itu, membentangkan kedua kakinya dengan lebar. Dengan jari telunjukku, aku mencoba meraba-raba selangkangan gadis itu. Saat jari tengah saya menempel pada bagian paling pribadi dari tubuhnya, tiba-tiba tubuh gadis ini berkedut. Mungkin pertama kalinya kemaluannya tersentuh tangan seorang pria.

Ketika saya mendapatkan bibir kemaluannya dan kemudian dengan jari saya, saya memukul lubang kemaluannya. Dengan niat untuk mendapatkan sedikit keluar dari kewanitaannya dari lubang kemaluannya. Tubuhnya langsung menggeliat saat lubang cortical korteks-punch, suara desahan terdengar dari mulut Adinda, tak lama setelah kemaluannya mulai basah oleh lendir yang keluar dari lubang vagina.

Setelah itu saya langsung menarik jari tengah saya dan kubimbing batang pangkal paha dengan tangan kiri saya ke bibir vagina Adinda. Hal pertama yang saya pakai adalah gaya anjing, inilah gaya kesukaan saya. Dan ..

? Hmmpphh ..?, Mendengar erangan dari mulut Adinda sambil kulesakkan batang bibir pussy bibir pussy.

Dengan segenap kekuatan saya, saya mulai mendorong selangkangan saya ke dalam lubang kemaluannya. Rasanya sangat tajam, karena sempitnya lubang gadis perawan ini. Aku mencoba menahan tangkai pangkal pahaku dari alat kelaminnya dengan bantuan tanganku erat-erat di pinggulnya.

Kulihat tubuh Adinda berkedut, kepala dan sesekali menggeliat. Saya tahu sekarang bahwa dia merasa sakit dan tidak sehat. Keringat terus menuangkan seragam sekolahnya, tapi keharuman parfumnya masih berbau, membuat bau segar Adinda saat itu, erangan dari mulutnya yang masih tersumbat.

Dan akhirnya setelah sekian lama saya terus menebarkan batang pangkal paha, kini lubang kolaps lubang kemaluan Adinda. Saya telah berhasil menanam semua selangkangan saya di lubang vaginanya. Aku merasakan kehangatan seluruh pangkal pahaku, dinding vagina Adinda berdenyut seakan sedang menyortir pangkal pahaku.

Sejenak aku menendang tongkat tanggul yang tertanam di lubang vagina, menikmati denyut nadi-oleh dinding vagina Adinda yang kencang dengan kencang meraih pangkal pahaku. Selanjutnya saya merasa ada cairan menuangkan ke pangkal pahaku dan kemudian menumpahkannya menetes. Ah .. Ternyata itu darah, berarti aku sudah mengambil keperawanan dari gadis cantik ini. – cerita seks, update novel seks, novel dewasa seks, novel xxx terbaru, novel hot story, cerita bokep novel, novel cerita porno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *