Novel Cerita Ngentot 2018 Janda Muda Pengusaha Kaya

Cerita Bokep Mesum, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Ngentot, Cerita Ngentot Hot, Cerita Ngewe Panas, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Tante, Cerita XXX Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Situs Cerita Sex Terbaik Kami berdua berbaring telentang, dengan alat kelamin kami yang terbuka. Kami saling memandang dan tersenyum puas. Tangan kanan Mbak Iin meremas tangan kiriku, aku tidak tahu apa artinya, apakah itu ucapan terima kasih, pujian atau janji untuk mengulangi apa yang telah kami lakukan.

Novel Cerita Ngentot 2018 Janda Muda Pengusaha Kaya

Setelah istirahat sejenak, Mbak Iin mengambil tisu dan membersihkan cairan kental dan kental di perutku dan alat kelaminku. Mbak Iin membersihkannya dengan saksama dan terkadang bercanda dengan mencoba meremas dan membangun kembali rudal saya.

?Kehilangan. Jangan digoda lagi lho, kalau ngamuk lagi bagaimana .. ?? Kataku bercanda
? Coba saja kalau berani, siapa yang takut ..!? jawabnya sambil menirukan iklan di TV.

Setelah membersihkan selangkangan saya, dia juga membersihkan kemaluannya dengan tisu, dan menggunakan kembali CD-nya, memangkas rok, blus dan branya. Sementara saya juga merapikan kembali celana saya.

Dia menyisir rambutnya, dan merapikan riasannya, melirik ke atas dan tersenyum padaku dengan gembira.

? Mbak .., besok masih lho ya jam sepuluh pagi. Saya mengingatkan
? Haruskah donk, mana sih burung penguin bukan burung burung yang dipasukin? canda dia.
? Apalagi sarangnya sudah kosong lama ya mbak .. ?? Tuhanku.
Pasti menyenangkan kalau sudah lama. dia membalas.

Setelah kami semua rapi, Mbak Iin saya pulang dengan dia tetap terjaga, dia tertidur di dadaku, tangan kiriku memeluknya dan tangan kananku untuk memegang kemudi.
Sesampainya di rumah MBak Iin, cuacanya masih gerimis. Mbak Iin menawarkan untuk mampir di rumah.

Vi, pergi dulu yuk ..! Aku membuat kopi panas favoritmu? mengundang Mbak Iin
Oke dech, saya memarkir mobilnya dulu .. ??

Di rumah Mbak Iin, Tarno tidak ada di sana. Menurut Bi Inah, asisten Mbak Iin, Tarno mengatakan hari ini dia tidak pulang, karena dia diminta atasannya untuk keluar kota.

Vi, ternyata Tarno malam ini tidak pulang. Anda tidur di sini, di kamar Tarno. pinta Mbak Iin dengan senyuman yang berarti.

Aku tahu kemana Mbak Iin pergi.

? Tidak mau tidur di kamar Tarno, aku takut sendirian. Tuhanku.
? Emangnya takut siapa .. ??
? Ya takut kalau Mbak Iin nanti tidak nyusul ke kamarku?

? Shhh ..! Jangan keras, akankah seseorang mendengarnya? Mbak Iin mengerutkan kening, takut kalau ada yang mendengarnya.
? Ya saya sudah, saya tidur sendiri di ruangan Tarno, kalau nanti malam saya makan semut, jangan kaget Lho Mbak ..!? Aku pura-pura merajuk.

? Tidak perlu ribut, mandi di sana, malam ini jika semua orang sudah tidur, mungkin bawa saya ke kamar, saya tidak mengunci kamar saya. bisik Mbak Iin pelan.
? Siip dach ..!? Saya ceria dan langsung mandi.

Setelah mandi, tubuhku terasa segar lagi. Aku langsung menuju kamarku, pura-pura tidur. Tapi di ruangan itu aku membayangkan apa yang akan kulakukan nanti setelah berada di kamar Mbak Iin. Saya akan bercinta dengan orang yang telah saya impikan selama bertahun-tahun.

Jam di kamarku pukul 12.30. Saya mendengarkan kondisi di luar ruangan yang sudah terlihat sepi. Tidak terdengar suara. TV di ruang tamu juga sudah dimatikan Bi Inah sekitar pukul 11.00. Bi Inah adalah orang terakhir yang menonton TV setelah acara Srimulat yang merupakan acara favorit Bi Inah. Untuk mempelajari suasananya, saya keluar untuk berpura-pura pergi ke kamar mandi. Setelah benar-benar sepi, aku menyelinap ke kamar Mbak Iin.

Lampu di kamar Mbak Iin remang-remang. Mbak Iin tidur telentang dengan mengenakan daster tipis yang semakin mempercantik lekukan Mbak Iin. Body Mbak Iin yang mungil namun padat berisi, terlihat sangat terlihat terbungkus dalam daster. Dengan tak sabar aku memeluk tubuh Mbak Iin di punggungnya seperti landasan yang menunggu pesawatnya mendarat.

Mbak Iin saya hanya tersenyum sambil berbisik, ‘Tidak sabar ya .. ??
? Ya Mbak, waktunya kok kok lari pelaan sekali ..?

Aku mencium di balik telinganya yang mungil dan matang, lalu ciumanku beralih ke pipinya dan akhirnya ke bibirnya yang mungil dan matang. Kedua tangan Mbak Iin memeluk erat leherku. Tangan kiriku kutaruh di bawah kepala Mbak Iin untuk memeluknya. Sementara tangan kanan saya gunakan untuk membelai dan mengitari susu. Dan perlahan dan lembut, telapak tangan saya gunakan untuk meremas lingkaran luar payudaranya, dan ternyata Mbak Iin tidak memakai bra lagi..

Novel Cerita Ngentot 2018 Janda Muda Pengusaha Kaya

Mulut lembut Mbak Iin mulai muncul dari bibirnya, sementara kakinya bergerak untuk menunjukkan bahwa nafsu mulai bermunculan. Menghancurkan tanganku di sekitar susunya mendapat reaksi yang baik kembali, karena kekenyalan susu Mbak Iin terlihat semakin meningkat. Tangan kananku meluncur turun, menyeka perutnya sebentar, beralih ke pusarnya, dan akhirnya aku biasa mengusap kewanitaannya. Ternyata Mbak Iin juga tidak memakai CD, jadi ayamnya yang bundar dan menonjol, dan kelembutan rambut kemaluannya bisa saya rasakan dari luar celananya.

Kakinya melebar, memberi saya kesempatan terluas untuk membelai kewanitaannya. Ciumanku meluangkan waktu sejenak untuk mendarat di bibirnya, lalu aku bergeser ke lehernya, di belakang telinganya, dan akhirnya terjatuh, melewati celah di bukit kembarnya. Aku mencium lingkaran luar bukit kembar, sebelum akhirnya mencium puting susu yang telah dinaikkan. Saat lidahku mencium putingnya, napas Mbak Iin sepertinya terbayar, menunjukkan kelegaan.

? Uuuccghh .. Allvii ..!?

Tali gantung menggantung dari pundaknya, aku pelorotkan sehingga menusuk bukit kembarnya kenyal, dengan kedua puting susu yang sudah terangkat dan tegang. Aku mencium sekali dua bukit kembar itu, dan aku menjilat putingnya dengan lidahnya. Sementara dua jari tangan kanan saya sekaligus membelai kedua selangkangannya, yang terkadang diselingi dengan stroke kokang luar dengan telapak tangan kanan saya. Pisau ini memberikan kehangatan di bibir kewanitaan, disamping menambah rasa ingin tahu pemakaman senggamanya.

Jari tengah saya gunakan untuk mebelai-seperti bibir luar yang sudah sangat basah. Aku mengusap klitorisnya dengan lembut dan lembut dengan ujung jari, membuat Mbak Iin semakin menikmati belaian lembut klitorisnya. Bibir femininnya menjadi semakin basah.

Lidahku masih menari di kedua putingnya yang semakin keras, menjilati lidahku memberi sensasi yang kuat untuk Mbak Iin. Ternyata dia sudah meremas rambutku dengan kencang, nafasnya semakin diburu dan lenguhannya semakin kencang.

? Uuuccgghh .. Aaallvii .. uugghh .. eennaaggkk ..?

Saya menjilati kedua puting susu kanan dan kiri secara bergantian, sambil lembut tapi dengan lembut menekan kedua susu dengan kedua tangan.

Setelah saya puas mencium susu, ciuman saya meluncur ke arah perutnya, saya menjilat pusarnya, kembali Mbak Iin sedikit menggelinjang, mungkin karena kegembiraannya. Ciuman yang terus kuambil turun, turun ke pahanya, di bawah betisnya, terus naik lagi ke pahanya, lalu menciumku dengan rambut kemaluannya yang lebat. Mendapat ciuman di rambut kemaluannya, kembali Mbak Iin menggelinjang-gelinjang. Aku membuka bibir kemaluannya, aku mencium dan menjilati bibirnya, tetap lidahku diusapkan ke klitorisnya, dan bergantian aku menggigit, terkadang aku isap klitorisnya.

Setiap sentuhan lidahku menjilat klitorisnya, tangan Mbak Iin mencengkeram rambutku. Kepalanya menggelengkan kepalanya, dengan dadanya yang mengembang, kakinya menempel erat di leherku, dan kicauannya menjadi semakin tidak stabil, Uuuccgghh .. Aaallvvii .. uughh .. ggeellii .. uuff .. ggeellii .. seekkaallii ..?

Cairan yang keluar dari kemaluannya semakin banyak, aroma senggamanya yang khas berbau sting lebih kuat. Manggis, mengerang dari mulut Mbak Iin semakin kacau. Gerakan tubuh, kaki dan mengangkat bahu kepala Mbak Iin lebih kencang. Dadanya tiba-tiba terengah-engah, kakinya tegang dan menjepit kepalaku. Saya mengerti sekarang detik detik orgasme akan segera menabrak Mbak Iin.

Untuk memberikan sensasi ekstra pada Mbak Iin, maka kedua putingnya yang saya gosok dengan kedua jari itu, dengan mulutnya masih mengisap dan mengisap klitorisnya, lalu tiba-tiba,
? Aaauughh .. Aallvvii aakk .. kkuu .. kkeelluuarr .. Aaacchh ..!?

Aku terus mengisap klitorisnya. Dan dengan nafas yang masih terengah-engah, Mbak Iin bangun dan duduk.

? Ayo Alvi .., bergantian tidur di punggungmu ..!? kata Mbak Iin sambil menyuruhku tidur telentang.

Beralihlah Mbak Iin menghadap ke bawah di sampingku. Tangannya yang lembut sudah mulai membelai batang kemaluanku yang sudah sangat tegang. Bibir mungilnya mencium bibirnya, terus sampai ke puting susu. Aku merasa sedikit tersentak saat mencium putingku. Mulutnya turun untuk mencium pusarnya, dan akhirnya aku merasa ada perasaan hangat dan basah dan sedikit sedotan yang sudah merangkak di rudalku. Ternyata Mbak Iin mulai gemetar dan mengisap maskulinitas saya. Mbak Iin mengulumnya dengan nafsu. Matanya tertutup tapi kepalanya terangkat untuk mengguncang misil saya.

Kepala kemaluanku menjilat lidah. Tekstur lidah yang lembut namun sedikit kasar membuat jari-jari kaki saya terasa seperti ada getaran listrik yang melintas di kepala saya. Menjilati lidah pada kepala peluru sangat lezat. Aliran listrik terus menerus menyebar ke sekujur tubuh saya. Kepala Mbak Iin naik turun shuffle maskulinitas saya sehingga saya membantu pegangi dengan kedua tangan.

Kocokannya semakin kuat, dan getah mulutnya seakan memeras seluruh kekuatanku. Semua pori-pori tubuhku terasa bergetar dan bergolak. Getaran memancar dari ujung kaki dan dari kepala kepala, seolah mengalir dan bersatu menuju sebuah titik, yaitu menuju rudal jelajah saya.

Getaran semakin membesar, akhirnya genital saya menjadi seperti tanggul yang menahan gejolak air. Lama pertahanan pangkal paha terasa hancur, dan tiba-tiba aku menjerit.

? Mmmbbakk Yaattii .. aaggkkuu kkelluuaarr ..!?

Mendengar saya mengerang, mulut Mbak Iin tidak akan melepaskan batang kejantanan saya, tapi bahkan dikabat kulumannya. Mulut Mbak Iin mengisap cairan yang keluar dari peluru kendali dengan penuh semangat, seolah-olah tidak ada yang tersisa. Batang penisku tersedot-itu tersedot seolah mengisap es lilin. Sensasinya sangat mengagumkan. Ternyata Mbak Iin sangat ahli dalam permainan lisan.

Napas saya sedikit terengah-engah, tubuh sedikit lemas, karena seolah semua cairan yang ada di dalam tubuh, dari ujung kaki sampai ke kepala, keluar tersedot oleh Mbak Iin.

Mbak Iin tersenyum puas sambil menggoda ,? Bagaimana rasanya .. ??
? Wow .., Mbak menakjubkan ..? Kataku, masih terengah-engah.
? Tidak kalah dengan yang muda .. ?? kata Mbak Iin dengan bangga.
? Ya sudah jelas bahwa lebih banyak pengalaman donk lebih enak.

Kami beristirahat sebentar sambil minum. Tapi ternyata Mbak Iin itu luar biasa. Setelah beberapa menit beristirahat, tangannya mulai bergerak di perutku, di paha dan selangkanganku, membuat kegembiraan di sekujur tubuhku. Tangannya kembali meremas alat kelaminku. Karena masih muda darah, jadi hanya sedikit sentuhan, alat kelamin saya segera berdiri dengan gagah mencari target. Melihat batang polong saya dengan cepat lagi, wajah Mbak Iin terlihat bercahaya. Dengan tangannya masih gemetar, kami saling mencium.

Bibir mbak Iin sangat menstimulasi semua pria yang melihatnya. Ciuman lembut dengan gosok tangan saya ke putingnya, membuat nafsu Mbak Iin juga cepat menungganginya. Putingnya terasa seperti nafsu tombol. Begitu puting susu Mbak Iin menyenggol, napasnya mengencang, kakinya berkedut, tanda nafasnya membanjir. Aku menyeka lubang senggamanya dengan tangan, ternyata liang mbak Iin sudah sangat basah.

? Crazy bener cewek ini, cepet sekali nafsu ..,? Aku berpikir dalam hati.

Mbak Iin menarik-narik punggung saya, seolah memberi kode senjata rudal saya agar segera dimasukkan ke dalam sarang yang belum pernah dikunjungi oleh burung pusaka.

? Ayo Vi .. Vi! Cepetan, Mbak sudah tidak tahan nich ..!?

Alat vital saya semakin tegang, dan saya tidak sabar untuk merasakan alat kelamin Mbak Iin mungil itu. Aku menyikat kedewasaanku di bibir femininnya. Sepertinya Mbak Iin menahan napas, tanda itu sedikit tegang, seperti gadis yang pertama kali melakukan hubungan intim. Setelah menyapu kepala peluru saya beberapa kali di bibir kenikmatan dan di klitorisnya. Akhirnya saya memasukkan burung saya ke sarang dengan sangat lambat.

Kedua tangan Mbak Iin meremas pundakku. Kepalanya sedikit miring ke kiri, matanya terpejam dan mulutnya sedikit terbuka sangat seksi sama sekali, tanda Mbak Iin sangat menikmati proses menginfeksi batang maskulinku ke dalam lubang senggamanya. Sebuah desahan lega terdengar saat pangkal pahaku membentur dasar kesenangannya. Saya membiarkan beberapa saat ketika rudal saya tenggelam dalam lubang senggamanya untuk memberi kesempatan alat kelamin Mbak Iin merasakan kenikmatan misilnya dengan baik.

Saya memompa batang maskulin saya ke dalam lubang penguburan Mbak Iin dengan metode 10: 1, yang merupakan sepuluh goresan hanya separuh dari seluruh batang rasa permusuhan saya, dan satu pukulan penuh di seluruh sisi kedewasaan saya sampai ke ujung rahimnya. . Cara ini membuat Mbak Iin menyesatkan.

Setiap kali tusukan saya penuh sampai akhir, saya gemetar – mash maskulinitas saya untuk sementara waktu, akhirnya saya merasakan kaki Mbak Iin melingkar di pinggang saya. Tangannya mencengkeram punggungku, dan dadanya terangkat, seluruh tubuhnya menegang kencang, diikuti oleh aula yang panjang, Aaacchh .. aauugghh .. Aallvvii .. aakku .. kkeelluuaa .. aa .. rr ..!?

Batang kemaluanku terasa sangat basah dan dicengkeram sangat kuat. Merasa ucapan pada rudal saya sangat kuat, membuat pertahanan saya serta mendapatkan rusak dan akhirnya ,? Ccrroot .. croot .. crrot ..!? Saya juga keluar.

Setelah pertandingan, saya sering berhubungan seks berulang-ulang, bisa dua kali seminggu saya berhubungan seks dengan Mbak Iin. Ternyata nafsu makan Mbak Iin cukup besar, jika satu minggu saya tidak berhubungan seks dengan Mbak Iin, pastinya Mbak Iin akan bermain di rumah, atau setelah bekerja, dia akan memanggil saya di kantor untuk meminta kuota.

Saya berhubungan seks dengan Mbak Iin bisa dimana saja, dimana memungkinkan. Baik di rumah saya, di rumahnya, di hotel, di dalam mobil, di garasi, di kamar mandi sambil mandi di bak mandi, di dapur sambil berdiri, bahkan saya berhubungan seks di kap mobil saya.

Ternyata yang berhubungan seks dengan perasaan sedikit takut dan terkadang tergesa-gesa, memberikan pengalaman spesial yang cukup menggairahkan. – Situs seks seks online paling komprehensif, novel seks yang diperbarui, novel seks dewasa, novel terbaru dari novel, novel cerita panas, novel bokep, novel novel porno, novel abg ml, novel tante cheat, novel jangkung hypersex, perawan baru seperti telanjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *