Cerita Porno Sex Terbaru 2018 Naluri Lesbiku Mulai Dari Khayalan

Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Sex Tante, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Cerita Bokep Mesum, Cerita Ngentot Hot, Cerita XXX Terbaru, Cerita Ngewe Panas, Situs Cerita Sex Terbaik Inilah ceritaku tentang cinta sesama jenis, panggil saja aku amel saya masih SMA kelas 2 di Yogyakarta, tinggi 168cm, berat 49kg, ukuran bra 36. Saya sendiri bukan seorang lesbian untuk beberapa alasan saat melihat seorang wanita yang melakukan Miliki mataku yang indah langsung di sana. Misalnya saat saya menonton live music TV di rumah, sebuah klip video dari duo serigala dari salah satu dari mereka yang namanya Pamela safitri saat melihat dadanya yang fantastis saat itu saya punya selera yang lain.

Cerita Porno Sex Terbaru 2018 Naluri Lesbiku Mulai Dari Khayalan

Jika siang hari saya sering maen maen di warnet untuk melihat duo serigala salah satunya Pamela safitri, lihat foto di banyak foto googling yang memamerkan keindahan dadanya, saya juga copy atau simpan banyak gambar. tentang serigala duo personel.

Bila saya juga ingin tidur biasanya sering berfantasi sampai masturbasi sampai orgasme sambil membayangkan tubuh saya saat disentuh? Meraba-raba sampai geli terkikik punggung saya dari belakang dan dari depan membayangkan seorang wanita mengisap vagina saya sampai maasturbasi, kejadian itu saya sering mengulang hampir setiap malam saya berfantasi dengan wanita lain.
Untuk kisah nyata saya menceritakan kisah ceritanya tentang naluri flare keruh saya. Suatu hari saya duduk di kursi sofa sambil menonton televisi. Saya hanya memakai bra dan celana dalam saja. Dari dalam ruangan datang seorang gadis. Sebut saja Astrid. Ia juga hanya memakai bra dan celana dalam saja. Dia duduk di sampingku.

Dia membelai pahaku. Aku tahu apa maksudnya. Aku mematikan televisi dengan remote control. Aku menggeser posisi saya ke samping. Aku juga menggeser tubuh Astrid dengan bahunya. Aku melepas bra yang dipakainya dari belakang. Dengan perlahan aku menurunkan tali bra yang tergantung di atas bahunya. Kedua payudaranya yang berukuran 36 itu (sama seperti milikku) sekarang telanjang. Lalu aku menyentuh lengannya dengan lembut.

Astrid menoleh dan menjulurkan lidahnya. Aku menyapanya dengan lidahku. Kami berdua menjilat lidah masing-masing sementara tanganku masih membelai bahunya. Kami berhenti saling menjilat. Lalu dari belakang kedua payudaranya terselip. Astrid, setengah tertutup, mendesah. Lalu aku mendorong Astrid ke depan.

Saya melepas bra yang saya kenakan. Aku berbaring di sofa dan menarik bahu Astrid ke arahku. Sekarang posisi pantatnya ada di selangkangan saya sementara kaki saya mengangkang. Pipinya bertengger di dada kanan dan matanya menatap payudara kiriku. Aku meremas payudara kirinya lagi dengan tangan kiriku. Sementara tangan kanan saya membenarkan posisi kaki kanan saya bahwa saya merasa tidak enak badan.

Aku meremas kedua payudara lagi. Sementara tangan kiri Astrid membelai paha kiriku. Dan tangan kanannya membelai vaginanya yang masih tertutup celana dalamnya. Ia membuka sedikit celana dalam untuk bisa membelai vagunya. Kami berdua tersenyum. Lalu dia duduk dan melepas celana dalamku. Aku mengangkat pantatku untuk membuatnya lebih mudah baginya melepas celana dalamku. Setelah itu ia berdiri rela melepaskan pakaian dalamnya sendiri. Aku menghentikannya. Aku memegang tangannya. Dia bahkan menarikku untuk berdiri. Dia menempelkan payudaranya ke kedua payudara. Dilipat Kami saling berpelukan sementara tanganku meremas pantatnya yang besar.

Kami saling berpelukan dan merasakan sensasi masing-masing dua payudara kami saling menggosok. Lalu aku mendorongnya sampai aku jatuh dan cepat-cepat melepas celana dalamnya. Lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajahku. Sekali lagi kita menjilat lidah masing-masing. Aku memegang pinggangnya dan menepuk paha kanan ke pinggangnya. Sementara paha kiri saya terpotong kedua paha. Membuat apha kiri saya menggesek vaginanya.

Lalu lidahnya turun. Dia menjilat puting susu kanan saat dia meremasnya. Aku hanya bisa mendesah dan tanganku meremas rambutnya. Lalu taruh payudara kanannya ke dalam mulutku. Sudahlah kesempatan itu. Kukulum puting payudara kanannya. Saya sendiri juga meremas payudara kanan saya. Sementara payudara kiri saya diremas oleh Astrid.

Lalu aku mendorong Astrid jadi dia berubah di bawahku. Aku meremas kedua payudara dengan kedua tangan. Sementara dia hanya meremas payudara kanan saya. Payudaraku kiri menempel di bagian bawah payudara Astrid. Astrid mendesah lagi, matanya setengah tertutup. Lalu aku menggeser tubuhku. Aku memeluk vagina Astrid. Astrid tahu apa yang saya maksud. Kedua tangannya membuka vaginanya. Segera kusedot vagina dengan lidah saya sambil berbaring miring dengan miring. Paha kirinya di antara payudaraku terangkat di pinggangku.

Cerita Porno Sex Terbaru 2018 Naluri Lesbiku Mulai Dari Khayalan

Posisi ini ternyata tidak nyaman buat saya. Aku menyuruh Astrid untuk minggir. Lalu aku tidur telentang. Kukatakan pada Astrid untuk mengangkang selangkangannya di depan mulutku, bertumpu pada kedua lutut dan kedua tangannya. Aku membuka vagina Astrid dan kusedot dengan lidahku. Astrid hanya bisa berteriak pelan. Jeritan kesenangan. Astrid tampak kelelahan. Saya sendiri juga puas menyedot vaginanya. Dia meletakkan tubuhnya sejenak di sampingku. Hanya sebentar. Lalu, setengah berbohong, dia mengganti vaginaku dengan lidahnya. Dia membuka vagina saya dengan tangan kanannya. Ganti aku yang menjerit senang.

Kami berdua sudah puas. Kita masih nakedly beristirahat sambil membelai satu sama lain. Lalu datang seorang gadis lain. Sebut saja Niken. Juga hanya memakai bra dan celana dalam. Kedua payudaranya yang berukuran 38 itu sepertinya ingin keluar dari bra yang dikenakannya. Aku dan Astrid lalu berdiri di dekatnya. Niken melepas bra nya. Payudaranya yang paling besar di antara kami bertiga sepertinya telah lega. Kami berdua berdiri setengah di sebelah Niken dengan lutut. Saya berada di samping kaki kanan Niken sementara Astrid berada di sebelah kaki kiri Niken. Kami berdua melepas celana dalamnya yang dikenakannya.

Lalu aku berdiri dan memeluk Niken. Sedangkan Astrid berjongkok di depan vagina Niken. Dia kemudian mengisap vagina Niken dengan lidahnya sementara tangan kirinya membelai paha kanan Niken. Tangan kananku juga membelai paha kanannya dan lengan kiriku memeluk pinggangnya. Tangan kiri Niken sendiri membuka vaginanya dengan tangan kanannya yang masih merangkul tubuhku. Niken hanya bisa mendesah. Lalu aku mengajak Niken duduk di lantai. Dia kemudian duduk dengan kedua tangannya tertegun. Saya ingin mencicipi vaginanya. Tapi oleh Astrid yang nampaknya masih belum cukup merasakan vagina Niken. Aku mendengar desahan Niken aku kumpump dengan menciumku.

Rupanya Niken tidak merasa nyaman dengan ciuman saya. Dia hanya menciumku sesaat. Dia kemudian memegang payudara kanan saya dan meremasnya. Saya yang sudah lama ingin mencicipi vagina Niken hanya bisa membantu membuka vaginanya sementara Astrid masih asyik dengan sedotannya. Niken kemudian menjilat payudara kanan kanan payudara saya dan tangan kirinya meremas payudara kanannya sendiri. Juga payudara kirinya bergantian.

Astrid puas dengan vagina Niken. Dia menjilati jari-jari Niken yang tepat yang diangkatnya. Aku segera mendarat lidahku ke vagina Niken untuk menyedotnya. Niken mendesah lagi. Dan sama seperti aku. Astrid lalu menciumnya. Niken easement dengan ciuman Astrid. Sudah lama bagi mereka untuk mencium begitu banyak sehingga saya bisa menyedot vagina Niken saya dengan lidah saya. Kami bertiga akhirnya mencapai orgasme hampir bersamaan. Karena kelelahan kita juga tidur di lantai dengan ketelanjangan.

Saat aku terbangun aku melihat Astrid sudah pergi. Dan aku mendengar suara air dari kamar mandi. Aku membangunkan Niken dan kami berdua menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi ada Astrid. Kami berdua bersama-sama mandi di bawah pancuran sambil sesekali membelai satu sama lain. Lalu Niken mematikan keran shower. Dia mengambil sabun. Karena sabunnya dua, satu diserahkan ke saya. Lalu dia dari depan bodi Astrid yang berbulu. Menjadi diri dari belakang juga sabun tubuh Astrid. Astrid lalu berpaling padaku. Dia mengambil sabun dari saya dan menyabuni saya. Sementara Niken menyabuni tubuhnya sendiri. Sementara sesekali menyabuni pantat Astrid.

Aku memeluk Niken sehingga tubuh Astrid otomatis antara tubuhku dan tubuh Niken. Tubuh kita penuh dengan busa sabun yang menempel padanya. Kedua payudaraku dan kedua payudaranya menempel Astrid. Sementara kedua payudara Niken menempel di bagian belakang Astrid. Astrid kemudian melepaskan diri dari dua klip bodi yang penuh sabun busa. Dia kemudian membersihkan tubuhnya dari busa bersabun dengan air dari ember sambil menatapku yang sedang berpelukan dengan Niken. Tangan kanan saya memegang payudara kanan saya yang menempel pada dada kiri Niken yang juga dipegang oleh tangan kirinya. Setelah menempel maka tangan kirinya mengangkat paha kanan saya sehingga vagina saya menggosok ke paha kirinya.

Kulihat Astrid menjulang tubuhnya saat keluar dari kamar mandi sementara kami berdua asyik dengan kedua payudara yang penuh sabun busa yang bergesekan satu sama lain. Kemudian saya membuka keran shower lagi untuk membersihkan busa sabun yang memenuhi tubuh saya dan tubuh Niken. Niken tidak setuju. Matikan keran shower lagi.

Lalu dia dengan lembut mendorong tubuh saya jadi saya bersandar di dinding kamar mandi. Uleni lagi kedua payudara saya sehingga saya juga membantu tangan saya memegang kedua tangan. Tubuhnya kemudian turun dan menyiram vaginaku dengan air dari ember. Lalu tangannya membuka vagina saya. Dia mengisap vagina saya dengan lidahnya. Tangannya naik untuk meremas payudaraku. Dia melakukannya untuk waktu yang lama.

Dan saat dia tidak meremas payudaraku, aku meremas kedua payudaraku dengan sesekali menghela napas.

Setelah memuaskan vagina saya dengan lidahnya, dia membuka keran shower dan membersihkan tubuhnya dari sabun busa dengan bantuan saya dengan membersihkan tubuhnya dari belakang. Dia berbalik sambil mematikan keran shower dan mengambil botol sabun cair itu. Dia sepertinya tidak senang dengan sabun.

Dia menuangkan sabun itu dari botol ke tangannya dan mengusapnya ke dada kiri saya. Tanganku meminta bagian. Niken menuang sabun ke tanganku lalu aku menyekanya di dada kirinya. Kemudian Niken menjatuhkan botol sabun dan meratakan sabun ke kedua payudaraku. Saya melakukan hal yang sama. Kami berdua lalu meletakkan kedua payudara itu bersama-sama. Dan digesek sampai ia merasa puas.

Niken kemudian berbalik dan membuka keran air. Dia membersihkan kedua payudaranya dari busa sabun. Aku bangkit dari belakang memegang bagian belakang kepalanya untuk menciumnya dari belakang. Di bawah air mengalir aku merasakan bagian depan tubuh Niken dari belakang sementara lidahku menjilat lehernya. Saya juga memiliki kedua payudara. Akhirnya kami selesai bermain di bawah kamar mandi. Kami berdua keluar setelah tubuh basah memalu. Dia melihat Astrid masih telanjang saat dia meluruskan rambutnya. Dia duduk di tepi ranjang. Niken berjalan mendekat sementara aku berdiri untuk melihat apa yang akan dilakukan Niken dengan Astrid.

Dari samping ia menjilat payudara kanan payudara Astrid. Tangan Astrid memegang bagian belakang lehernya. Niken kemudian duduk di paha kanan Astrid dan mencium bibirnya. Mereka berdua berciuman sambil menjilat lidah masing-masing. Lalu Niken membentang Astrid. Dengan setengah jongkok dia menusukkan vaginanya ke mulut Astrid. Astrid lalu mengisap vagina Niken dengan lidahnya.
Niken kemudian mundur sedikit terbelakang. Setengah berdiri dengan kedua tangannya bertumpu pada kedua lututnya, kedua payudara kedua tangan Astrid juga menekan kedua payudara itu sendiri. Jadi kedua payudara Astrid itu ditekan dua pasang tangan saling menempel.

Setelah itu Astrid mengembalikan Niken kembali. Duduk di lantai tempat tidur.
Astrid sendiri duduk di tepi ranjang. Dari belakang menjilat lidah Niken. Kedua tangan dipegang kedua tangan Niken untuk memeras kedua payudara Niken.

Astrid kemudian menusukkan payudara kanannya ke mulut Niken yang langsung menjilati payudara kanan payudara Astrid. Tangan kirinya meremas payudara kirinya. Kemudian ganti Astrid menyodorkan payudara kirinya ke mulut Niken yang juga segera menjilat puting payudara kiri Astrid. Tangan kanannya meremas payudara kanannya. Saya melihatnya bergabung. Kami bertiga membelai lebih dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *