Cerita Ngentot Dewasa 2018 Sama Kak Linda yang Bahenol

Cerita Bokep Mesum, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Ngentot, Cerita Ngentot Hot, Cerita Ngewe Panas, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Tante, Cerita XXX Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Situs Cerita Sex Terbaik Perkenalkan nama saya Rendi, saya 19 tahun sekarang. Ceramah di kota S terkenal dengan sopan santun mereka. Aku anak kedua setelah kakakku Ana. Ibu saya bekerja sebagai pegawai negeri dan ayah saya juga bekerja di kantor. Berat badan saya sama seperti anak seusia saya 169 kg. Di situs ini saya akan menceritakan kisah unik saya. Pengalaman pertama dengan apa yang disebut seks. Kisah yang nakal ini saya masih ingat selamanya karena pengalaman pertama itu tak terlupakan, oleh karena itu saya share di blog novelseks.com Saat saya masih berumur 10 tahun saat itu saya masih kelas 4 SD. Cerita ini saya alami tanpa rubah sekecil apa pun.

Cerita Ngentot Dewasa 2018 Sama Kak Linda yang Bahenol

Saya punya nama sebaya saya Putri, dia juga duduk di bangku sekolah dasar. Dia dan saya sering bermain bersama. Dia sangat manis dan manja. Dia memiliki dua saudara kandung yang lebih tua. Saudara laki-laki pertama bernama Rio sudah bekerja di Jakarta. Dan kakaknya adalah nama Linda. Saat itu ia kuliah di semester 4 jurusan akuntansi salah satu perguruan tinggi di kampung halaman saya. Dia lebih cantik dari kakaknya Putri. Tingginya sekitar 160 cm dan ukuran payudaranya cukup usianya tidak begitu besar tapi kenceng.
Hari itu sangat panas, saya dan anak perempuan saya bermain di rumah. Pahami rumahku dan rumahnya di samping satu sama lain. Saat itu induk Putri pergi ke Bandung untuk membeli kain. Putri pergi bersama kakaknya Linda.

“Dokter dokter utama yuk, saya bosen nich mainan ini terus” ajak sang Putri

Segera saya menyiapkan mainannya. Aku akan menjadi dokter dan dia akan menjadi pasiennya. Saat aku mengeceknya dia menanggalkan pakaian. Kami melakukannya seperti biasa karena tidak ada naluri seperti orang dewasa, kami menganggap itu mainan dan itu normal karena masih kecil. Saat memegang stetoskop dan menyentuh dadanya. Aku tidak tahu perasaannya. Tapi saya pikir itu mainan. Saat itu, pintu tiba-tiba terbuka. Linda pulang dari perguruan tinggi. Dengan payudara yang masih telanjang Putri mendekati kakaknya di depan pintu masuk.

“Hi Kak baru pulang dari perguruan tinggi”

“Apa yang kaukerjakan?” Kak Linda menatap adiknya.

“Kami sedang bermain dokter, saya pasien, dan Rendi adalah seorang dokter, tapi saya sangat kesepian saat pasien saya sakit, saudara laki-laki saya lelah.

“Oh mainannya sih .. benarkah aku sudah, aku mau ganti pakaian dulu sangat panas”

Kami bertiga langsung masuk ke kamar lagi, aku dan Putri asyik bermain dan Kak Linda berbaring di tempat tidur di samping kami. Saya melihat Kak Linda sangat cantik saat berbaring. Setelah beberapa menit dia melihat kami bermain dan dia tercengang memikirkan sesuatu.

“Ayo Kak cepetan, bahkan tertegun” bawa Putri ke kakaknya.

Lalu dia berdiri dan membuka lemari. Dia kepanasan karena udara. Biasanya dia menyuruh kami menunggu di luar saat dia berubah

“Kemarilah matamu, aku ingin mengganti yanya panas banget” kata Kak Linda.

Dia melepas pakaiannya satu per satu dari celananya, mengenakan CD putih berenda dengan model g-string. Saat itu dia masih di depan kita. Terjepit dengan paha putih bersih tanpa cacat. Setelah itu ia melepas kemejanya mengeluarkan kancing stu perstu. Setelah saya membuka seluruh tombol, saya bisa melihat bra yang dia kenakan. Lalu dia memunggungi kami, dia juga melepas bra-nya setelah bajunya dilepas. Saya terpana melihatnya karena saya belum pernah melihat wanita dewasa telanjang saat melihat pantatnya. Dia memilih baju sedikit lebih lama, saya otomatis melihat punggungnya yang halus dan akhirnya dia memakai boneka bayi dengan garis leher yang sangat rendah tanpa bra dan bahan super tipis terlihat putingnya berwarna coklat muda. Kulitnya sangat putih dan halus lebih putih dari Putri. Sang putri melihat saya.

“Rendi koq bengong belum melihat adikku melepas pakai baju ya? Pokoknya saudara perempuanku membuka baju tidak menyuruh kita pergi.”

Kak Linda menggerutu, “Kamu masih muda masih belum tahu apa lagi sih aku tidak melihat kalian segera Mau ketemu ya Ren?” Dia bercanda.

Saya juga merendahkan wajah saya dengan rasa malu. “Tapikan kak, susu kakunya sudah besar segitu apa yang tak malu ama Rendi.”

Sang putri menjawab dengan singkat. Anda hanya telanjang seperti itu, Anda juga tidak malu lagi mari kita main lagi. “Linda menjawab adiknya. Kami bermain lagi.

Cerita Ngentot Dewasa 2018 Sama Kak Linda yang Bahenol

Giliran Kak Linda aku cek. Dia menyuruh saya untuk memeriksanya, dia agak melepas bajunya. Saat stetoskop yang saya masukkan ke dalam bajunya melalui lubang leher, langsung memukul putingnya. Dia menjerit. Saya terkejut tapi saya tidak melihatnya karena malu. Dia mengatakan kepada saya untuk waktu yang lama di daerah itu. Dia mengerem seperti nahan sesuatu, dia memegang tanganku dan menekan pers daerah putingnya. Aku merasakan sesuatu yang mengeras.

“Kak ngapain .. Emang benar-benar cek .. Seperti orang sakit parah.” Putri Tanya ama kakaknya.

Kak Linda berhenti. “Ayo kita mandi karena sudah sore. Putri kamu punya tutorial yang kamu rindukan.” Bawa Kak Linda untuk kita berdua. Ia harus membawa handuk dengan ganti baju.

Setelah mengisi air, saya membuka baju saya tanpa ada beban dan telanjang serta ama Putri. Kami juga bermain air di bathup. Kamar mandi yang sangat mewah ada shower bathup dan ada pula yang, tahu dia adalah anak terkaya di desaku. Setelah itu pintu terbanting ama saudaranya ia memerintahkan untuk membuka pintu kamar mandi. Aku membukanya juga. Kak Linda melihatku penuh kekaguman sambil menatap pantatku yang sama sekali tanpa pelindung, aku hanya tahu namanya terangsang lagi. Lalu ia langsung masuk membuka piama mandi. Jreng .. Hatiku langsung kempes kencang, ia menggunakan bra tranparan ama cd yang dimilikinya sebelum kita pake.

“Mari kita mandi bersamamu lagi, kalian masih kecil.”

“Ihh .. Saudaraku .. Minta kakak perempuan itu menonjol” pimpin adiknya.

Dia hanya tersenyum menggoda kita terutama saya. “Yarin” sambil memegang putingnya sendiri dia jawab lalu dia membasahi tubuhnya ama air di kamar mandi. Sudah jelas apa nama payudara gadis itu tumbuh. Beitu air dari bra shower Kak Linda agak merosot. Lucu bagaimana saya berpikir. Payudaranya akan melompat keluar.

“Ayo cepat turun dulu, aku suka busa di bak mandi nya ..”.

Putri bergegas keluar tapi saya tidak, saya takut jika menangkap anah saya keras, saya benar-benar malu. Ini adalah pertama kalinya saya benar-benar mengeras. Kemudian Kak Linda mendekat dan melihat saya dan menyuruh saya turun. Saya turun dengan kepala tertunduk Kak Linda melihat bagian bawah saya yang mengeras saat saya bermain tapi bedanya sekarang langsung di depan mata. Dia hanya tersenyum padaku. Saya pikir dia marah. Sepertinya dia menyenggol pistolku dengan pahanya yang mulus.

“Ooohh .. apa itu ..” (pura-pura tidak tahu) putripun tertawa melihatnya.

“Ini disebut senjata pria yang sudah mengeras tapi culun jika belum disunat.” Kak Linda memberi tahu adiknya.

Setelah busa di air meluap, kami menyelam bersama.

“Saudaraku saudaraku tidak bisa membuka bra saudara” pinta Kak Linda pada kami.

“Buka saja Kak dulu kalau mandi dengan pakaian seperti penduduk desa.” saudaranya menjawab.

Tapi aku tidak bisa menjawabnya. Dengan kancing perlahan dibelakang belakang dibuka dan kemudian memiliki safety and protective milk. Dengan telapak tangannya dia menutupi payudaranya.

“Sudah buka semua CD-nya akan mendapatkan adik perempuan sms CD,” kata Putri kepada saudaranya.

Tak lama kemudian dia berdiri di bathup sambil memasukkan CD dengan hati-hati (menurutku dia sedang menunggu ekspresiku saat melihat wanita telanjang di depannya). Saat dia berdiri dan meletakkan pancuran di atas kami, aku melihat seluruh tubuhnya yang telanjang.

“Kak anu .. anu .. Susu kakak, kakak beranak ama adalah rambut kecil,” aku memujinya.

Dia hanya tersenyum dan mengatakan kepada saya bahwa bawahan aslinya cukup padat dicukur dengan rajin. Dia agak lama berdiri seperti yang saya pikir lebih deket aja sensitivenya dengan wajah saya, ada sesuatu yang berbeda harum dari daerah sekitarnya. Kak Linda berdiri dan melirikku.

Sambil membilating payudaranya dengan air hangat dan sedikit mengguncang sedikit bahenolnya kembali. Dia menghadap kami sementara dia merasakan bagian sensitifnya. Aku tidak berani menatapnya langsung. Saat memainkan payudaranya sendiri dia memiliki saran plus gagasan gila.

“Mainan yuk, aku ibunya, kamu adalah anaknya.”

Kemudian Kak Linda mengirim mainan ibu, dia menyuruh kami untuk menjadi bayi. Lalu ia menyerahkan susu itu kepada kami.

“Anak saya kasihan, disini ibu memberi anda minum” katanya kepada kami.

Putri segera mengisap puting susu adiknya, tapi saya tidak bergerak sama sekali, lalu dia langsung menarik kepalaku ke payudaranya.

“Ayo mengisap yang kuat .. Ahh .. Cepet .. Bite pelan .. Acchh,” ungkapnya.

Tapi kenapa airnya tidak keluar. Miliki Mom dari susunya. Tiba-tiba Putri berhenti.

“Uhh .. Ini adalah nama mainan jadi itu tidak benar. Anda sudah punya waktu untuk les Anda” Sang putri bergegas turun dan berganti baju sejak saat itu saya tidak mendengarnya melangkah lagi.

Saya masih disuruh bermain dengan puting saya dikomando tangan kiri saya meremas susu kirinya. Tiba-tiba ada sesuatu yang membuatku gemetar, ada yang macet dan menggenggam ekorku. Kanan dengan tangan kanan memegang tangan kiriku untuk meremas payudaranya ternyata tangan kanannya memainkan penisku.

Tak lama kemudian dia diperintahkan untuk turun dari sana. Kami turun dari sana. Kemudian. Dia duduk di pingiran sambil membuka pintu. Aku baru saja melihat gadis rahasia itu.

“Rendi ini, yang disebut vagina, memiliki seorang gadis, dan ketika kakak perempuan saya berdiri, saya tahu bahwa Anda memperhatikan bagian saudaranya ini, biar saya mengajari Anda bagaimana mainan dengan vagina” Saya hanya mengangguk.

Dia memerintahkan untuk menjilatnya setelah dia mengeringkannya dengan handuk. Saya juga menempelkan lidah saya di sana tapi di luar. Dia hanya tersenyum padaku. Dengan jari-jarinya ia membuka bagian feminin. Aku benar-benar takjub melihat pemandangan seperti itu. Warnanya merah jambu seperti bibir mungil. Setelah dia membuka kemaluannya, maka dia menyuruh saya untuk menjilatnya. Ada sedikit cairan keluar dari bagian itu rasanya asin tapi enak. Mengatakan padaku untuk menyodok dengan jariku, rasanya sangat berlumpur. Dia menyuruhku berhenti sejenak. Ketika dia menggosokkan gosoknya sendiri dengan tangannya dengan cepat maka dia meraih kepalaku dengan kedua tangannya menempelkan wajahku di depannya.

Seerr .. Serr .. suara air keluar dari vaginanya banyak. Sambil menjerit sambil mendesis lagi melem. Setelah itu dia berjongkok, saya kaget saat langsung menjilat kepala ayam saya. Buka kulup sampai kamu melihat kepala.

“Suster tidak jijik ur saya kencing” tanyaku padanya tapi dia terus mengisapnya bolak-balik.

Rasa sakit dan geli yang saya rasakan tapi untuk waktu yang lama saya merasa senang seketika seperti kencing tapi tidak begitu. Ia menggunakan sabun cair katanya biarkan aku sedikit licin jadi tidak sakit. Saya merasa sangat baik sehingga tubuh saya gemetar di sekujur tubuh saya. Setelah membilas dia memiringkan penisku, semua masuk ke dalam mulutnya.

“Kak aku ingin buang air kecil dulu” selaku.

Setelah itu ia berbaring di lantai ia menyuruh bermain dengan kacang di dalam vaginanya. Pertama saya tidak tahu, dia memberitahuku setelah dia membukanya sendiri. Aku menyentuh bagian itu dengan kasar dia langsung menjerit dia mengajarkan bagaimana melakukannya. Ternyata jari saya di sana tiba-tiba menjadi sangat sulit.

Kira-kira 5 menit saya bermain dengan jari-jari saya terkadang dengan lidah saya. Keluar air dari vaginanya. Saya disuruh terus mengisapnya. Dia terlihat sangat lelah. Setelah beberapa saat ia memegang penisku dan membawanya ke dalam vagina.

“Cobalah memasukkan masukan Anda ke sana saya meyakinkan Anda benar-benar baik” katanya pada saya.

Dengan hati-hati aku masuk setelah masuk aku diam. Dia menyuruh saya menekan keras. Dan memberkati dalam segala hal yang dia berikan saran seperti orang sedang memompa. Masuk dan keluar.

“Acchc tetap .. cepet .. ah .. ah .. ah ..” desisnya, ia menggoyang-goyangkan pantatnya yang besar ke sana kemari.

Tapi sekitar 3 menit rasanya kayak penis kayak saya kneaked oleh kedua daging itu maka saya ingin buang air kecil. Saat itu ayam saya seperti air mengalir. Dan serr .. pelaut airku membanjiri bagian dalamnya. Setelah kelelahan kami keluar dia langsung menuju ruangan yang masih telanjang.

Lalu dia terbaring lelah, aku mendekatinya dan dia memelukku seperti kakaknya, payudaranya menempel di wajahku. Setelah aku melihat wajahnya, dia menangis. Lalu dia mengirimku pulang. Aku mengenakan pakaianku dan pulang ke rumah. Dia mengatakan kepada saya untuk merahasiakannya jika saya berbicara dengan orang lain bahwa saya tidak dapat bermain dengan saudara perempuannya.

Kami terus melakukannya selama sekitar satu tahun tanpa ada yang tahu. Sekitar aku kelas 1 junior dia menikahi temannya karena dia hamil. Bila 2 minggu yang lalu (saat ini) saya ketemu dia masih ingin bermain seperti biasa. Aku hanya tertawa saat aku tahu itu seks dan aku mengucapkan terima kasih untuk saudara laki-laki, ini adalah pengalaman pertamaku. Bagi pembaca saya masih punya cerita nyata yang tak kalah seru aja tunggu. – Situs seks seks online paling komprehensif, novel seks yang diperbarui, novel seks dewasa, novel terbaru dari novel, novel cerita panas, novel bokep, novel novel porno, novel abg ml, novel tante cheat, novel jangkung hypersex, perawan baru seperti telanjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *