Cerita Panas 2018 Terbaru ThreeSome yang Nikmat

Cerita Bokep Mesum, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Dewasa Sex Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Ngentot, Cerita Ngentot Hot, Cerita Ngewe Panas, Cerita Pemerkosaan Perawan, Cerita Seks Bergambar, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Tante, Cerita XXX Terbaru, Kumpulan Cerita Seks Terbaru 2018, Situs Cerita Sex TerbaikĀ “Di mana mobilmu Ric?” Tanya Doni sebentar. “Tuh dipojok” Balas Rico lagi keren untuk merangkul Tanjung. “Apa kau tidak membawa motor Don?” Tanjung meminta Doni yang hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya. “Jika kita pergi dengan itu, ayo!” Bawa Rico ke geng sesama.
Mereka bertiga pergi bersama setelah universitas yang membosankan saling berpelukan menuju mobil Rico di sudut tempat parkir. Posisi Tanjung berada di tengah sedangkan sisi lain kanan-kiri Tanjung. Mereka berjalan seperti anak kelas tiga.

Cerita Panas 2018 Terbaru ThreeSome yang Nikmat

Seperti biasa, mereka selalu bercanda dan saling menggoda. Itulah yang membuat mereka jadi perhatian para gadis dikampusnya. Selain model guru mereka yang terkenal serta wajah mereka yang sangat tampan dan manis yang membuat gadis-gadis itu sadar. Bayangkan saja, Tanjung adalah pria yang manis, matanya tajam, hidungnya cukup tajam, apalagi senyumannya yang menggemaskan. Rico, pria berambut pirang yang lucu, jika senyumnya yang tampan itu selangit. Belum lagi Doni, macho guy, meski modelnya berantakan namun memiliki daya tarik tinggi, karena faco itu indo, panjang rambut panjang dan gagah. Mereka sempurna.

“Eh, Ric, malam ini adalah malam minggu ini, bagaimana kita pergi ke vila Anda, sementara malam ini saya gila lagi gadis jalanan yang membosankan, bagaimana?” Tanya Doni dengan nada slengean.
“Bagaimana ya, bagaimana dengan pacar gua?” Rico menjawab lagi bingung.
“Apakah Anda memiliki janji Ric?” Tanya Tanjung.
“Ya, tapi aku juga ingin ke sana juga?”
“Ya udah deh, batalkan” jawab Doni kesal.
Donai nuggu kamu pertama di tempat biasa, kalau salah kita pergi bersama ke tempat gimana? “Cape Urai dengan gaya yang bijak.
“Oke saya setuju” kata Rico.
“Iya deh” Doni menerima tawaran Tanjung.

Mereka bertiga pergi ke tempat yang biasa, sebuah warung yang biasa mereka nongkrong. Doni dan Tanjung memasuki Cafe dengan sedikit antusiasme. Sementara Rico menjemput pacarnya untuk menepati janjinya.

*****

“Anda benar-benar Don, tidak suka kalau temennya jalan-jalan dengan cewek?” Tanjung membuka pembicaraan.
“Tidak apa-apa, ayo … biar kita minum aja!”
“Eh, Jung gebetan kamu cantik lagi dimana kok kok tidak terlihat begitu”
“Tahu itu mungkin liburan lagi”

Tanjung dan Doni menghabiskan waktu bercakap-cakap di sana-sini tanpa ada arahan. Sudah 45 menit mereka harus menunggu temannya yang lagi berkencan dengan cewek yang sama. Doni dengan ekspresi semakin jengkel mulai mengalihkan aktivitasnya dengan menggoda gadis-gadis yang datang dengan senyumannya yang mematikan itu. Tanjung hanya tersenyum pada Doni yang tidak ingin berubah dari dulu. Maklum terlihat seperti Doni yang paling didemenin sama ceweknya, jadi sangat mudah baginya untuk mencari rekan sekerdar untuk mengisi waktu.

“Don, ayo pergi!” Hubungi Rico baru yang akan datang.
“Oke teman” kata Doni sambil meninggalkan gadis yang baru saja dia undang untuk menari.
“Ud Ric?” Tanyakan Tanjung sembari memberi sejumlah uang ke kafetaria.
“Ayolah!” Jawab Doni

Doni, Tanjung dan Rico masuk mabil ke sebuah vila milik Rico. Karena Doni yang lagi ngebet ke sana, lalu siapa yang mengendarai mobilnya. Selama perjalanan mereka terus bercanda tanpa henti.

“Don, apa yang akan kita lakukan di sana? Paling-paling seperti biasa membakar ayam, nonton film horor dan begadang sampai pagi”, Tanya Rico.
“Tenang aja man, malam ini spesial buat kalian.”
“Begitukah? Rico penasaran.
“Tahu” jawab Tanjung sambil menggelengkan kepalanya dengan senyuman khasnya.
“Aku akan tahu sendiri,” kata Doni.

*****

Sesampai di Villa, Doni langsung menggiring kedua rekannya ke kamar mereka dulu menempati ketiganya. Doni segera memutar CD yang dia dapatkan dari rental.
“Film horor Don?” Tanya Rico
“Hanya melihat!” Jawab Doni

Setelah beberapa menit Rico dan Tanjung mulai mengerti apa film yang disuguhkan Doni. Ya terny sebuah film gay yang menampilkan adegan seks pria yang dibintangi para remaja Eropa yang menggemaskan dan keren, mulai dari saling mencium, tersentuh, lisan dan anal. Doni sedikit gugup dengan film tersebut, sementara Tanjung agak tersipu. Tapi mereka berdua merasa keberatan jika harus menyiakan Doni konyol memperlakukan itu. Entah Rico dan Cape terangsang atau tidak, tapi jelas mereka mulai memegang koper mereka sementara sesekali membelai mereka manja.

“Ih .. kamu gila ya Don?, Kenapa bawa film seperti ini?” Tanya Rico
“Tapi ini menyenangkan!”
“Yeah, hanya kotor.”
“Ric! Tidakkah rasanya seperti itu?” Tanyakan pada Doni memancing.

Doni sengaja duduk agak di belakang sehingga bisa terbebas dari kudua kudua teman yang terganggu menikmati adegan seks dari jenis yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Dia sibuk sendiri. Selain mengamati rekan-rekannya, ia mulai melepas celana T-shirt dan Jaens-nya, jadi ia hanya mengenakan CD biru tua. Kini ada tubuh Doni Doni yang sebenarnya adalah area putih, tampan, dada yang mulus, paha putih yang dihiasi bulu hitam halus, serta bokong temol dengan genitalia yang hanya dibungkus CD ketat.

“Apa yang kau lakukan pada Don?” Ditanyai tisu yang bertanya-tanya saat Doni yang telanjang memeluknya dari belakang sambil mencium bagian belakang lehernya dan mengintai Cape.

Tanjung hanya dengan tenang menikmati lidah lidah Doni yang menggelitik leher dan leher dan puluhan tangan Doni di putingnya. Dia hanya mengerang keenakan.Sementara Rico hanya bisa menelan air liur dan meremas kontolnya yang sudah tegang dari pemandangan yang terlihat dimainkan oleh Doni ke Tanjung.

Cerita Panas 2018 Terbaru ThreeSome yang Nikmat

Rupanya Rico semakin tidak tahan dengan adegan pasangannya. Kini Rico tidak bisa berpikir jernih lagi, dia mulai menanggalkan pakaiannya. Wow .. Badan Rico yang tidak kalah dengan Doni ini terlihat jelas. Area dadanya, kulitnya putih murni tanpa cacat sama sekali, pahanya yang mendebarkan juga terlihat jelas. Tapi benda tegang di pahanya masih terbungkus CD putih polos. Lalu dia bergumul dengan temannya. Rico yang diam saja mulai meraba-raba Doni yang pungging dari belakang. Lalu ia menyikat rambut panjang Doni sehingga terlihat jelas tengkungya. Akhirnya Rico berani mengerjai leher dan leher Doni yang putih sampai merah tersipu.

“Shhtt .. simpan Don .. Doon yang lezat!” Tanjung mengerang.
“Baik!” Jawab Doni sebentar.
Cape semakin tidak mampu menahan berkat luar biasa yang diberikan temannya. Sampai tidak sadar, sekarang dia hanya memakai CD saja.

Doni meninabobokan Tanjung di sofa. Lalu ia memeluknya. Mereka mulai mencium bibir. Sementara Rico sangat asyik menikmati tubuh Doni dari belakang. Puas dengan ciuman bibir, Doni turun dan mulai menjilati badan kepala Cape dan dada perut dan penis penis hingga kuluar penis semua spermanya. Rico menggantikan posisi Doni menikmati bibir Cape. Untuk waktu yang lama mereka berada di posisi itu.

Setelah puas dengan tubuh Cape, kini Rico adalah objeknya. Rico tidur telentang dengan kedua tangan terangkat sambil menikmati jilat Cape dan Doni yang lezat.
“Itu Don” Ucap Rico menunjukkan bagasi yang ingin diisap.

Tanpa perintah Tanjung mendahului Doni. Cape menjatuhkan CD Rico dan mulai membelai, mengocok penis Rico yang agak besar dengan bulu hitam halus yang tidak terlalu tebal di sekitarnya. Awalnya Cape menjilat ujung penisnya, setelah Rico kelonjotan masuknya batang penis Rico di mulut Tanjung. Tanjung mulai asyik dengan batang teman temannya yang putih. Dia bergetar perlahan sesekali mengisap keras. Cput..cput .. jadi kedengarannya saat jerami Cape dilepaskan. Rico yang hampir mencapai klimaks hanya bisa mengangkat pinggulnya tinggi untuk mengimbangi kesenangan. Doni sekali lagi asyik mengangkat paha Rico untuk menggantikan peran Cape, dikulumnya penis Rico sambil dipadukan dengan sedotan mematikan hingga akhirnya muncratlah beberapa kali sperma ke mulut Doni.
“Ach .. enak man ..” Rico mengerang, Tanjung hanya tersenyum.

Doni duduk di sofa dengan kaki selojor sedikit sehingga penisnya tidak lagi terbungkus CD tegak seperti tiang bendera. Ia memerintahkan temannya untuk menghisapnya. Tanjung dan Rico yang baru saja disayangi oleh Doni hanya nurut. Mereka berdua bergantian mengisap penis Donis besar, yang terbesar keduanya dengan panjang sekitar 25 cm dengan diameter 3,5 cm, mengetahui penis indo. Cape dan Rico kadang tersedak dengan kontolnya. Saat header mengisap penis Doni, Rico menjilat pahanya dan sebaliknya. Sampai beberapa kali mereka bergiliran, Doni masih terisak menikmati bibir rekannyan, Rico jadi capek tidak mau mengocok mulutnya tapi dengan tangannya san sesekali mengisap agak keras tidak lama berobat seperti itu.

“Ahh .. enak ..” Tiba-tiba sperma Doni melesat ke wajah Rico.
Dengan senang hati Tanjung menjilatnya. Sementara Doni hanya menikmati sisa kesenangan yang baru saja ia rasakan.
“Pindah ke tempat tidur aja yuk” bawa roma.

Tanjung dan Doni hanya mengangguk. Mereka bertiga menuju tempat tidur besar yang mereka gunakan untuk tidur dan bercanda. Rupanya Rico dan Cape tersipu melihat aktivitas mereka. Lain halnya dengan Doni yang nampaknya biasa seaka tidak ada apa-apanya.

Melihat kedua rekan yang tidak marah malah menikmati jenis kelamin yang sama, Doni berakting lagi adalah untuk memberitahu Rico menungging. Doni berlutut di belakangnya sambil menjabat penisnya yang masih lemas. Setelah meluruskan kembali ia mengolesi penisnya dengan minyak bayi yang ia siapkan. Rico hanya berhenti sejenak, menunggu apa yang akan dilakukan Doni. Jeez .. Doni memasukkan penis besarnya ke anus Rico yang masih perawan.

“Oh, Don sakit!” Horror Rico merasa batang Doni menusuk anusnya.
“Tenang aja man akan segera seru” jawab Doni menenangkan Rico.

Beberapa saat sekitar lima kali mengalahkan Rico tidak lagi menjerit, bahkan erangan keluar dari mulutnya.
“Terus Don .. lezat Don .. lebih keras Don ..!” Pinta Rico sudah ketagihan dengan penis besar Doni.
“Jung ole mau coba?” Doni menawari Cape.
Si cape sedikit gugup saat mulai memasukkan penisnya ke anus Rico. Hanya sekali topi Cape jatuh ke anus Rico.

“Kalahkan Jung!” Doni mengajari Cape
.
Tanjung nampaknya benar-benar menikmati pemandangan anus, mulai menggigit bibir bawahnya yang mengukir nakalnya yang lezat. Sedangkan Doni mengganti mereply anus Tanjung dengan menjilati. Puas dengan pantat kental Cape. Dia memasukkan penisnya ke anus Tanjung. Tanjung kaget dengan perlakuan Doni. Sampai penisnya dilepaskan dari anus Rico. Melihat bingung Tanjung Doni melakukannya dengan hati-hati. Setelah berjalan beberapa menit Tanjung bisa menikmati Doni kentotan di atas anusnya, sehingga Tanjung juga memasukkan penisnya ke anus Doni beberapa saat menunggu Tanjung Tanjung.

Ketiganya sangat menikmati perminan ini. Rico menikmati gerutuan yang lamban tapi menyenangkan dari Cape Penis, Cape menikmati Rico anus Rico yang kenyal, hangat dan mencubit, dan juga menikmati penis besar Doni yang menusuk anusnya, begitu pula Doni menikmati anus Cape perawan.

“Crazy bener man, good man ..” Doni mengoceh.

Setelah lama mengekso Rico, rupanya Tanjung memiliki klimaks. Rico langsung berganti posisi, ia bergerak di belakang Doni. Mula-mula ia menjilat pantat Doni yang seksi, lalu ia juga mengguncang penisnya di dalam anus Doni merah.

Dan seterusnya. Mereka saling berpelukan dan saling berpelukan lima kali. Ini disebut ‘3 in 1’. Tiga bocah tampan dan keren tergabung jadi satu terhubung dengan benda yang disebut ‘penis’. – Situs seks seks online paling komprehensif, novel seks yang diperbarui, novel seks dewasa, novel terbaru dari novel, novel cerita panas, novel bokep, novel novel porno, novel abg ml, novel tante cheat, novel jangkung hypersex, perawan baru seperti telanjang.